Picture: freepix.com

Meninggalnya Ibunda Tercinta Aminah

Setelah peristiwa pembelahan dada Rasulullah SAW, Halimah binti Abu Dzuaib mengembalikan Rasulullah kepada ibundanya yaitu Aminah. Halimah merasa khawatir atas diri Rasulullah. Rasulullah tinggal bersama ibundanya sampai usia 6 tahun.

Bentuk kesetiaan Aminah terhadap Abdullah membuatnya ingin berziarah ke kuburan suaminya padahal kuburan suaminya berjarak sangat jauh yaitu di Yatsrib (Madinah). Untuk bisa sampai ke kuburan suaminya itu harus menempuh perjalanan kurang lebih dengan jarak 500 kilometer. Aminah saat itu pergi bersama dengan putranya yaitu Rasulullah, bersama pembantunya, Ummu Aiman dan bersama mertuanya, Abdul Muthalib.

Setelah tinggal satu bulan di Madinah, Aminah kembali pulang ke Makkah akan tetapi di perjalanan dia terserang penyakit sehingga akhirnya meninggal dunia di suatu tempat bernama al-Abwa, yang terletak antara Makkah dan Madinah.

Sepeninggal ibundanya, Rasulullah di rawat oleh kakeknya hingga kakeknya wafat lalu digantikan oleh pamannya yaitu Abu Thalib. []

Sumber: Sirah Nabawiyah Perjalanan Hidup Rasul yang Agung/ Penulis: Syaikh Shafiyyurrahman al-Mubarakfuri/ Penerbit: Darul Haq/ November,2016

About Erna Iriani

Indonesian Muslimah | Islamic Graduate Student | "Jangan menjadi gila karena cinta kepada seseorang, atau ingin menghancurkan seseorang karena kebencian." (Umar bin Khatab)

Check Also

Saya Saudara Jauh Muawiyyah

Ada seorang lelaki tak dikenal ingin datang menjumpai Muawiyyah. Di depan rumah, ia berjumpa pertama kali dengan penjaga gerbang.

you're currently offline