Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Menikahi Perempuan Ahli Kitab dan Meninggalkan Perempuan Muslimah

Hudzaifah bin al-Yaman pernah menikahi seorang perempuan Yahudi, kemudian hal itu sampai kepada Umar. Umar pun menulis surat untuknya, isi surat tersebut yakni menyuruhnya untuk mentalaknya.

“Apakah engkau berpendapat bahwa dia haram untukku, sehingga engkau menyuruhku mentalaknya?” Itulah balasan Hudzaifah kepada Umar.

Umar kembali membalasnya, “Aku tidak mengatakan dia haram, akan tetapi aku khawatir orang-orang akan menikahi perempuan-perempuan fasik dari kalangan mereka.”

Read More

Teruslah Maju, Wahai Rasulullah

Dalam riwayat disebutkan, Umar berkata, “Aku khawatir jika perempuan-perempuan muslimah akan ditinggalkan dan perempuan-perempuan fasik (jahat) akan dinikahi.”

Umar melihat jika perempuan ahli kitab dinikahi, maka perempuan-perempuan muslimah akan ditelantarkan. Pernikahan dengan perempuan ahli kitab juga dapat menimbulkan kerugian-kerugian lain, seperti rusaknya moral anak yang dilahirkannya, yang nantinya akan menjadi fitnah dalam masalah agama. []

 

 

Sumber: Abu Jannah. Sya’ban 1438 H. Serial Khulafa Ar-Rasyidin, Umar bin al-Khattab. Jakarta: Pustaka Al-Inabah.

Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline