Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Menghilang di Balik Semak-Semak

0

Abdullah adalah putra Umar bin al-Khattab, saudara kandung Ummul Mukminin, Hafshah. Ibnu Umar dilahirkan tidak lama setelah kenabian. Umurnya 10 tahun ketika ikut masuk Islam bersama ayahnya. Kemudian mendahului ayahnya, dia hijrah ke Madinah.

Pada saat Perang Uhud, dia masih terlalu kecil untuk ikut perang. Ayahnya tidak mengizinkannya. Tetapi, setelah selesai Perang Uhud, dia banyak mengikuti peperangan, seperti Perang Qadisiyah, Yarmuk, penaklukan Afrika, Mesir, dan Persia, serta penyerbuan Basrah dan Madain.

Pada suatu musim haji, berangkatlah serombongan jamaah haji dari Madinah ke kota suci Mekkah yang dipimpin Abdullah bin Umar ra. Di tengah perjalanan, tiba-tiba Abdullah bin Umar ra. pergi meninggalkan rombongan dan menghilang ke balik semak-semak pepohonan.

Read More

Ternyata yang dilakukan Abdullah bin Umar ra. di balik semak-semak itu adalah menunaikan buang hajat. Tentu saja anggota rombongan merasa heran, karena setiap kali melewati daerah itu, Ibnu Umar ra. selalu pergi menghilang ke balik semak-semak pepohonan dan menunaikan buang hajat di sana.

Seseorang bertanya, “Ya Ibnu Umar, mengapa engkau selalu buang hajat setiap melewati daerah ini?”

Ibnu Umar ra. menjawab, “Sesungguhnya aku pernah berjalan bersama Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam melewati jalan ini, dan pada saat itu beliau menyingkir sesaat menuju semak-semak pepohonan untuk menunaikan buang hajat. Aku ingin meniru apa yang dilakukan beliau karena rasa cintaku yang mendalam kepada beliau.” []

Sumber: 198 Kisah Haji Wali-Wali Allah/ Penulis: Abdurrahman Ahmad As-Sirbuny/Penerbit: Kalil

Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More