Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Mengapa Rasulullah Bersiap dengan Kedatangan Utsman Sedangkan dengan yang Lain Tidak?

0

Aisyah radhiallahu ‘anha meriwayatkan bahwa pada suatu hari Abu Bakar meminta ijin bertemu Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam. Pada waktu itu Rasulullah sedang berbaring dan gamisnya terangkat sehingga salah satu betisnya tampak.

Selesai berbincang-bincang, Abu Bakar pun segera pulang. Kemudian datang Umar bin Khaththab, dan setelah berbincang-bincang beberapa waktu lamanya. Umar pun pulang. Kebetulan Utsman datang dan minta ijin bertemu dengannya.

Mendengar Utsman yang datang, Rasulullah tiba-tiba duduk dan merapihkan pakaiaannya, lalu menutupi betisnya yang terbuka tadi. Setelah Utsman pulang, Aisyah bertanya, “Ya, Rasulullah, engkau tidak bersiap bagi kedatangan Abu Bakar dan Umar sebagaimana kepada Utsman?”

Related Posts

Dua Orang Utusan yang Datang kepada Rasulullah

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Utsman seorang pemalu. Kalau dia masuk sedang aku masih berbaring, dia pasti malu untuk masuk dan akan cepat-cepat pulang sebelum menyelesaikan hajatnya. Hai, Aisyah, tidakkah aku patut malu kepada seorang yang dimalui (disegani) oleh para malaikat?” (HR. Ahmad)

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam telah mengangkat malu ke permukaan sebagai teladan dan pelita dalam mendidik umat. Bukankah Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersifat pemalu bahkan Iebih pemalu dari seorang gadis dalam pingitannya? []

Sumber: 10 Orang Dijamin ke Surga/ Penulis: Abdul Latif ‘Aasyur/ Gema Insani/ 1991

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline