Picture: Pinterest.com

Mengapa Abdurrahman Menangis?

Ia adalah Abdurrahman bin Auf atau dengan nama lengkapnya Abdurrahman bin Auf az-Zuhri. Biasa dipanggil Abu Muhammad Abdurrahman bin Auf. Ia salah seorang sahabat terkemuka dan termasuk sepuluh orang yang oleh Allah, dijanjikan masuk surga.

Keutamaannya, selain tergolong orang-orang pertama masuk Islam, ia juga termasuk enam orang ahlu syura yang dibentuk oleh Khalifah Umar untuk memilih khalifah penggantinya. Keutamaan lainnya, ia terkenal sangat dermawan, pemberani, serta cerdas. Abdurrahman termasuk salah seorang sahabat yang kaya raya. Ia wafat pada tahu 32 H.

Suatu hari Abdurrahman menangis sejadi-jadinya. Salah seorang sahabat bertanya kepadanya, “Mengapa engkau menangis seperti itu wahai Abdurrahman?”

Abdurrahman menjawab, “Sesungguhnya Mus’ab bin Umair lebih baik daripada aku. Ia wafat pada zaman Rasulullah saw, dan ia tidak meninggalkan secarik kain pun yang dapat digunakan untuk mengafaninya. Begitu pula Hamzah bin Abdul Muthalib. Aku sangat khawatir jika aku ini termasuk orang- orang yang didahulukan kesenangannya oleh Allah di dunia ini. Aku sangat iri pada para sahabatku itu. Dan aku sangat takut karena hartaku yang melimpah. Karena Allah akan memintai pertanggung jawaban atas hartaku itu.”[]

Sumber: Hak dan Bathil dalam Pertentangan/ Penulis: Ibrahim Abu Abbah/ Penerbit: Gema Insani/ April, 1997

About Erna Iriani

Indonesian Muslimah | Islamic Graduate Student | "Jangan menjadi gila karena cinta kepada seseorang, atau ingin menghancurkan seseorang karena kebencian." (Umar bin Khatab)

Check Also

Saya Saudara Jauh Muawiyyah

Ada seorang lelaki tak dikenal ingin datang menjumpai Muawiyyah. Di depan rumah, ia berjumpa pertama kali dengan penjaga gerbang.

you're currently offline