Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Memperindah Shalat

0

‘Isham bin Yusuf pada suatu ketika bertemu dengan Hatim Al-Asham, dia adalah orang yang ahli ibadah.

‘Isham berkata kepada Hatim, “Hai Hatim, apakah kamu telah memperindah shalatmu?”

“Ya,” jawabnya.

“Bagaimana caranya?” lanjut ‘Isham kepada Hatim.

“Aku berdiri karena perintah, aku berjalan dengan penuh rasa takut, aku masuk dengan niat, aku bertakbir dengan penuh keagungan, aku membaca dengan penuh tartil dan tafakur, aku ruku’ dengan penuh kekhusyukan, aku bersujud dengan penuh rendah hati, aku duduk bertasyahud dengan sempurna, aku memberi salam dengan penuh niat, aku akhiri dengan penuh ikhlas kepada Allah ‘Azza wa Jalla, dan aku kembali kepada diriku dengan penuh rasa takut, takut apabila Dia tidak menerima shalatku.”

Pernah Suatu hari Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wasallam shalat di salah satu sisi rumahnya, tentu sisi itu yang menghadap ke kiblat, sementara ‘Aisyah menutup sisi rumah tersebut dengan kain tipis yang bergambar. Ternyata, gambar-gambar yang terdapat dalam kain itu mengganggu shalat beliau.

Seusai shalat, beliau berkata kepada ‘Aisyah, “Jauhkan kain itu dari kami.”

Artinya, buanglah dari kami, cabutlah tabir ini. Hal itu, seperti yang disebutkan, karena beliau melihat gambar-gambarnya dalam shalat. []

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline