Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Maukah Dosamu dan Dosa Saudaramu yang Terbunuh Ada yang Menanggungnya?

0

Dari Alqamah bin Wa’il, bahwa ayahnya RA telah menceritakan kepadanya, dia berkata, “Pada suatu hari saya sedang duduk-duduk bersama Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam.

Tiba-tiba ada seorang lelaki yang menggiring seseorang dengan tali tambang kulit seraya berkata, ‘Ya Rasulullah, orang ini telah membunuh saudara saya.’

Lalu Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bertanya kepadanya, ‘Apakah benar kamu telah membunuh saudaranya?’

Lelaki yang menggiringnya itu berkata, ‘Kalau ia tidak mau mengaku, maka akan saya ajukan barang buktinya.’

Dia menjawab, ‘Ya, saya telah membunuhnya.’

Kemudian Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bertanya, ‘Bagaimana ceritanya hingga kamu tega membunuhnya?’

Orang tersebut bercerita, ‘Suatu ketika kami, saya, dan saudara lelaki ini memetik daun-daunan dari sebuah pohon. Tetapi sekonyong-konyong ia mengejek dan mencaci maki saya serta membuat saya marah. Oleh sebab itu saya pukul samping kepalanya dengan kapak saya dan saya membunuhnya.’

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bertanya kepadanya, ‘Apakah kamu mempunyai suatu benda berharga untuk dapat menebus dirimu?’

Lelaki yang membunuh itu menjawab, ‘Sungguh saya tidak mempunyai harta benda, kecuali kapak dan baju ini.’

Related Posts

Barang Siapa Beriman kepada Allah…

Rasulullah berkata kepadanya, ‘Kalau begitu sekarang kamu temui kaummu, mungkin mereka mau menebusmu.’

Dia berkata, ‘Saya merasa malu terhadap kaum saya tentang hal tersebut?’

Kemudian Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam menyerahkannya kepada orang yang menuntutnya dan berkata, ‘Laksanakan dan perhatikanlah urusan saudaramu ini.’

Akhirnya lelaki itu membawa pergi orang yang telah membunuh saudaranya itu. Setelah beranjak dari tempat tersebut Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam berkata, ‘Jika dia membunuhnya, maka dia sama dengannya (pembunuh).’

Setelah itu orang tersebut kembali kepada Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam sambil bertanya, ‘Ya Rasulullah, saya telah mendengar bahwa engkau berkata, “jika seseorang membunuh orang yang telah membunuh, maka dia sama dengannya (pembunuh).” Betulkah ucapan engkau itu? Kalau begitu, saya akan mengikuti kata-kata engkau ya Rasulullah.’

Lalu Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, ‘Apakah kamu ingin dosamu dan dosa saudaramu yang terbunuh itu ada yang menanggungnya?’

Lelaki yang kehilangan saudaranya itu menjawab, ‘Tentu ya Rasulullah.’

Lalu Rasulullah berkata kepadanya, Kalau begitu lepaskanlah orang itu.’

Tanpa berpikir panjang, dilepasnya tali pengikat yang melilit tubuh pembunuh saudaranya, dan bebaslah ia.'” {Muslim: 5/ 109) []

Sumber: Mukhtasar Shahih Muslim, (Ringkasan) Hadits Kitab Shahih Muslim/Penulis: Syaikh M. Nashiruddin al-Albani/Penerbit: Shahih

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline