Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Macam-macam Fitnah dan Penghapus Dosa

0 7

Hudzaifah berkata, “kami sedang bersama `Umar bin Khattab, lalu ‘Umar berkata, Siapakah di antara kalian yang hafal sabda mengenai fitnah?’

Aku (Hudzaifah) berkata, ‘Aku hafal hadits tersebut sebagaimana yang disabdakan beliau.’

‘Umar berkata, ‘Sesungguhnya engkau (kepada Nabi) -atau kepada yang diucapkannya- benar-benar berani.’

Aku berkata, ‘Fitnah seseorang pada keluarga, harta, anak, dan tetangganya akan dihapus oleh shalat, sedekah, dan menyeru kepada kebalkan serta melarang kemungkaran.’

`Umar berkata, ‘Bukan itu yang aku maksud, melainkan fitnah yang bergelombang sebagaimana bergelombangnya lautan’

la (Hudzaifah) berkata, ‘Engkau tidak terkena fitnah yang seperti itu, wahai Amirul Mukminin, karena terdapat pintu yang terkunci di antara dirimu dan fitnah tersebut.’

`Umar berkata, ‘Apakah pintu itu akan dihancurkan atau dibuka?’

la berkata, ‘Pintu itu akan dihancurkan.’

Umar berkata, ‘Kalau begitu, pintu itu tidak akan tertutup selamanya:’

Ditanyakan kepada Hudzaifah, ‘Apakah ‘Umar mengetahui pintu tersebut?’

Hudzaifah menjawab, ‘Ya, sebagaimana mengertinya dia bahwa setelah pagi adalah malam hari. Aku telah menceritakan kepadanya satu hadits yang tidak terdapat kesalahan (kerancauan) di dalamnya.’

Kemudian ditanyakan kepadanya, `Siapakah pintu itu?’

Hudzaifah menjawab, ‘Pintu itu adalah ‘Umar (HR. Al-Bukhari: 525, Al-Fath : 2/ 9-10) []

Sumber: Ringkasan Shahih Bukhari/ Penulis: Imam Az-Zubaidi/ Penerbit: Insan Kamil

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline