Pixabay

Lidah dan Hati, Sumber Kebaikan dan Keburukan

Luqman al-Hakim merupakan seorang budak yang berasal dari Abessinia. Ia merupakan seorang sahabat yang memiliki ilmu yang luas dan budi pekerti yang luhur.

Suatu ketika ia diminta majikannya untuk menyembelih seekor domba dan menghidangkan baginya dua kerat daging yang terbaik. Luqman melaksanakan perintah tersebut, memasaknya dan menghidangkan lidah dan hati.

Beberapa hari kemudian, sang majikan menyuruhnya menyembelih lagi seekor domba, dan kali ini memintanya menghidangkan dua kerat daging yang paling jelek. Luqman pun melaksanakannya, namun menghidangkan daging yang sama, yaitu lidah dan hati.

Majikannya lalu bertanya, mengapa Luqman membawakan daging yang sama untuk kedua permintaannya tersebut. “Bila keduanya (lidah dan hati) baik,” jawab Luqman, “tidak ada yang sanggup menandinginya. Tapi, bila keduanya rusak, tak ada yang Iebih buruk daripada keduanya.” []

Sumber: Buku Kecil Kearifan Islam/ Penulis: Maulana Wahiduddin Khan/ Penerbit: Pustaka Alvabet/ 2005

About Erna Iriani

Indonesian Muslimah | Islamic Graduate Student | "Jangan menjadi gila karena cinta kepada seseorang, atau ingin menghancurkan seseorang karena kebencian." (Umar bin Khatab)

Check Also

Saya Saudara Jauh Muawiyyah

Ada seorang lelaki tak dikenal ingin datang menjumpai Muawiyyah. Di depan rumah, ia berjumpa pertama kali dengan penjaga gerbang.

you're currently offline