Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Kisah Nabi Musa, Cara Allah Mencintai Hamba-Nya

0 30

Abu Hasan al-Farra’ meriwayatkan dari Hasan al-Bashri ra., ia berkata, Allah Ta’ala menurunkan wahyu kepada Nabi Musa bin Imran as., yang berbunyi, “Ada salah seorang di antara orang-orang yang Aku cintai sedang sekarat, maka carilah lalu kafani, mandikan dan kuburkanlah.”

Kemudian Nabi Musa as. mencarinya di daerah itu, namun beliau tidak menemukannya. Beliau lalu mencarinya ke kampung-kampung, tetapi tidak juga menemukannya.

Kemudian beliau melihat sekelompok tukang penggali tanah, lalu beliau bertanya, “Apakah kamu melihat ada orang yang kemarin sakit atau hari ini meninggal dunia di daerah ini?”

Salah seorang di antara mereka menjawab, “Ya, di tempat pembongkaran itu ada orang yang sakit, barangkali itu yang kamu maksud.”

Beliau menjawab, “Ya benar.”

Beliau lantas pergi ke tempat yang ditunjukkan oleh penggali tanah tadi, dan di situ beliau melihat seseorang yang sedang sakit dengan berbantalkan bata merah, kemudian Nabi Musa as. berdiri dan menangis seraya berkata, “Wahai Tuhan, Engkau menyatakan bahwa orang ini adalah termasuk hamba-Mu yang sangat Engkau cintai, tetapi kenapa saya tidak melihat ada seseorang di sampingnya yang merawatnya?”

Lalu Allah swt. menurunkan wahyu kepada Nabi Musa as, “Sesungguhnya apabila Aku mencintai hamba-Ku, maka Aku jauhkan dunia daripadanya.”  []

Sumber: Kitab Tanbihul Ghafilin

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Advertisements

you're currently offline