Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Kisah Kaum Bani israel

0

Kaum bani Israel adalah keturunan Israel. Israel adalah nama lain Nabi Ya’qub as. Istilah “Israel” berasal dari bahasa Ibrani yang artinya “Orang yang berjalan di malam hari”. Nabi Ya’qub memang senang melakukan perjalanan pada malam hari. Kaum Bani Israel berasal dari keturunan dua belas orang anak Nabi Ya’qub.

Suku Bani Israel yang terbesar adalah Suku Yahuda. Lama kelamaan, mereka menyebut diri mereka sebagai Yahudi dan agama yang mereka anut adalah agama Yahudi. Mereka menganggap bahwa agama Yahudi diturunkan hanya untuk mereka semata-mata.

Seorang anak Nabi Ya’qub, Nabi Yusuf, diangkat Allah swt, sebagai Nabi. Rasul-rasul yang diutus untuk kaum Bani Israel adalah Nabi Ayub, Nabi Musa, Nabi Harun, Nabi Zulkifli, Nabi Daud, Nabi Sulaiman, Nabi Ilyas, Nabi Ilyasa, Nabi Yunus, Nabi Zakaria, Nabi Yahya, dan Nabi Isa. Kaum Bani Israel menerima Kitab Taurat melalui Nabi Musa.

Ketika itu Bani Israel adalah suatu bangsa yang paling banyak memperoleh rahmat, nikmat, dan tuntunan dari Allah. Mereka memilik hasil bumi dan bintang ternak yang melimpah. Selain itu, mereka juga dianugerahi kekuasaan dan kepandaian. Pada Abad  ke 11 SM, bani Israel mendirikan kerajaan di Kana’an dengan raja pertamanya Thalut. Setelah itu Thalut digantikan oleh Nabi Daud.

Setelah Nabi Daud  wafat, digantikan Nabi Sulaiman menjadi raja bagi kaum Bani Israel. Pada masa kepemimpinan Nabi Daud dan Nabi Sulaiman kaum Bani Israel mengalami masa kejayaan.

Allah memberikan rahmat-Nya kepada kaum Bani Israel dari kekejaman Firaun. Allah juga menurunkan makanan dan minuman pada saat mereka berada di tengah padang pasir. Allah juga membelah lautan untuk menyelematkan mereka dari kejaran tentara Firaun. Sekalipun berulang kali berada dalam kesesatan, Allah masih mengampuni mereka. Hal itu terjadi karena doa Rasul dan Nabi mereka.

 “Hai Bani Israel, ingatlah akan nikmat-Ku yang telah Aku anugerahkan kepadamu, dan penuhilah janjimu kepada-Ku, niscaya  Aku penuhi janji-Ku kepadamu; dan hanya kepada-Ku lah kamu harus takut (tunduk).” (Al-Quran Surat Al-Baqarah ayat 40)

Janji Bani Israel kepada Tuhan ialah bahwa mereka akan menyembah Allah dan tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun. Mereka juga  berjanji untuk beriman kepada Rasul-rasul-Nya diantaranya Nabi Muhammad saw, sebagaimana yang tersebut di dalam kitab Taurat. []

Sumber: Kisah Nabi Dan Rasul/Penulis: Sugiasih /Penerbit: Pustaka At-Tibyan

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline