Picture: uidownload.com

Kisah Hidup Terakhir Bintang dan Mahkota Para Syuhada (Bagian 1)

Dendam kaum kafir Quraisy atas kekalahan di perang Badar, telah menjadi penyebab terjadinya perang Uhud.

Terjadilah Perang Uhud dan kaum Muslimin mempersiapkan diri mengatur barisan. Sementara itu, Rasulullah Saw. berdiri di tengah barisan mereka, menatap setiap wajah orang beriman untuk memilih di antara yang berhak membawa bendera Islam.

Kecerdasan Mush’ab serta perjuangannya dalam mendakwahkan Islam menjadikan Rasulullah Saw. percaya kepada Mush’ab. Beliau memanggil Mush’ab al-Khair dan Mush’ab pun akhirnya tampil sebagai pembawa panji kaum Muslimin.

Pertempuran sengit berkobar dan perang yang terjadi begitu dahsyat. Namun, betapa disayangkan para pasukan panah melanggar perintah Rasulullah dan meninggalkan posisi mereka di atas bukit karena melihat kaum musyrikin yang mundur dengan kekalahan. Perbuatan tersebut segera mengubah keadaan hingga kemenangan kaum Muslimin beralih menjadi kekalahan. Pasukan kaum Muslimin dikejutkan oleh serangan balik pasukan berkuda Quraisy yang mengepung dari atas bukit dan secara mendadak. Mereka menyerang pasukan kaum Muslimin yang saat itu dalam keadaan lengah dengan pedang-pedang yang haus darah dan mengamuk.

Ketika musuh melihat kekacuaan dan ketakutan memporak-porandakan barisan perang pasukan kaum Muslimin, mereka pun memusatkan serangan untuk membunuh Rasulullah Saw. Mush’ab ibn ‘Umair menyadari bahaya yang datang. Ia pun mengangkat bendera tinggi-tinggi dan mengumandangkan takbir laksana singa yang mengaung. Ia segera melompat, mengamuk, dan berputar membabi buta menghadapi musuh. Satu-satunya yang ia inginkan adalah menarik perhatian musuh kepadanya dan membuat mereka meninggalkan Rasulullah Saw. []

Sumber: Biografi 60 Sahabat Rasulullah SAW/Khalid Muhammad Khalid/ Qisthi Press/ Jakarta, 2015

 

About Erna Iriani

Indonesian Muslimah | Islamic Graduate Student | "Jangan menjadi gila karena cinta kepada seseorang, atau ingin menghancurkan seseorang karena kebencian." (Umar bin Khatab)

Check Also

Saya Saudara Jauh Muawiyyah

Ada seorang lelaki tak dikenal ingin datang menjumpai Muawiyyah. Di depan rumah, ia berjumpa pertama kali dengan penjaga gerbang.

you're currently offline