Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Khalifah Umar bin Khattab Membayar Diyat bagi Janin

0 17

Suatu hari, Umar bin Khattab memanggil seorang wanita agar menemuinya. Ketika akan berangkat menemuinya, wanita itu menjadi gelisah dan ketakutan.

“Malang benar nasibku! Mengapa Umar ingin bertemu denganku?” bisiknya.

Dan, dalam perjalanan untuk menemui Umar, wanita itu jatuh sakit yang mengakibatkan kandungannya keguguran di tempat itu. Sang Khalifah lalu meminta nasihat dari para sahabat Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam mengenai masalah ini. Sebagian sahabat berpendapat bahwa Umar tidak patut disalahkan, kecuali bahwa dalam kenyataannya dia adalah penguasa dan karenanya bertanggung jawab terhadap keadilan.

BACA JUGA: Doa Umar Bin Khattab, Saat Lelah Mengurus Rakyat

Umar belum puas atas saran sahabat Rasul tersebut, lalu ia berpaling kepada Ali ibn Abi lhalib yang sedari tadi diam membisu. “Bagaimana pendapatmu mengenai hal ini, wahai Abul Hasan?” tanya Umar.

“Jika itu pendapat yang mereka berikan,” ujar Ali, “mereka salah. Jika sebaliknya, mereka berbicara begitu untuk membantumu, berarti mereka tidak memberimu nasihat yang baik. Engkaulah yang harus rnembayar diyat (ganti rugi) bagi janin itu. Dengan membuat takut wanita itu, engkau telah menyebabkannya mengalami keguguran.” Akhirnya, Umar mengikuti nasihat Ali ibn Abi lhalib.

Sumber: The Great of Two Umar/ Penulis: Fuad Abdurrahman/ Penerbit: Zaman, 2016

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Advertisements

you're currently offline