Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Khadijah: Kematiannya dan Tahun Kesedihan Nabi

Hanya dua bulan setelah kematian pamannya, Nabi kemudian mengalami kehilangan besar lainnya, bunda kaum mukminin, istrinya, Khadijah meninggal pada bulan Ramadan pada tahun kesepuluh kenabiannya. Ini dikenal sebagai tahun kesedihan.

Khadijah merupakan anugrah Allah SWT bagi Nabi. Perempuan terhormat itu, selama dua puluh lima tahun, mengiri Nabi dalam jerih payah dan pengorbanan hidup, terutama dalam sepuluh tahun pertama kenabian.

Read More

Kekuatan Cinta Zainab dan Abul ‘Ash di Atas Agama Tauhid

Nabi terus dilanda kesedihan pada waktu itu, dan Nabi menjawab dengan jujur saat ditanya mengapa dia sangat mencintai Khadijah:

“Khadijah percaya padaku ketika tidak ada orang lain yang percaya. Dia memeluk Islam ketika orang-orang tidak ada yang mempercayaiku. Dan dia membantu dan menghiburku dan kekayaannya ketika tidak ada lagi yang bisa memberi bantuan, aku hanya memiliki anak-anak darinya.” [Musnad Imam Ahmad]

Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline