Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Ketika Alexandria Jatuh ke Tangan Pasukan Muslim

0

Ketika Alexandria jatuh ke tangan pasukan muslim, Amr bin ‘Ash segera mengutus Mu’awiyah bin Khudaij agar menyampaikan berita gembira tersebut kepada Khalifah Umar bin Khattab di Madinah. Mu’awiyah tiba di Madinah pada tengah hari, oleh karenanya, ia menduga bahwa Umar bin Khattab mungkin sedang istirahat dan tidur siang. Dia langsung saja pergi ke masjid Nabi. Beruntung, seorang pembantu Umar melihatnya dalam pakaian pengembara dan menanyakan perihal dirinya serta dari mana dia datang. Sang utusan, Mu’awiyah, menjawab, “Aku datang dari Alexandria.”

Segera saja sang pembantu itu pulang dan memberitahukan hal tersebut kepada Amirul Mukminin. Umar segera menyuruh pelayan itu kembali agar Mu’awiyah datang menghadapnya. Tampaknya, Umar begitu tak sabar sehingga ia segera bangkit tidak mau menunggu selang waktu sampai pelayan itu sampai kepadanya kembali.

Umar pergi ke masjid dan sedang mengenakan mantelnya ketika Mu’awiyah tiba. Sang utusan itu menyampaikan berita kemenangan pasukan muslim. Seketika, Umar bersujud di tanah menyatakan syukurnya kepada Allah. Usai bersujud, Umar berpaling kepada pelayannya menanyakan apakah di rumahnya masih tersedia makanan dan minuman segar. Sang pelayan datang lagi membawa sepotong roti dan minyak zaitun. Umar meletakkan hidangan sederhana itu di depan tamunya sambil berkata, “Mengapa engkau tidak langsung datang kepadaku?”

Related Posts

Ketika Serban Umar bin Khattab Tersangkut

“Kupikir sekarang waktu istirahat dan barangkali engkau sedang tidur,” jawab Mu’awiyah.

Umar menjelaskan, “Maafkanlah aku jika engkau memiliki pendapat yang tak cukup tentang diriku. Siapa yang akan memikul kekhalifahan jika aku harus tidur siang hari?” []

Sumber: The Great of Two Umar/ Penulis: Fuad Abdurrahman/ Penerbit: Zaman, 2016

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

you're currently offline