Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Keamanan di Mekkah dan Madinah

Dulu, kaum muslim tinggal di Mekkah dan Madinah dalam waktu yang lama. Mereka hidup di tengah-tengah suasana perang melawan musuh, serta keesiagaan menghadapi berbagai pertempuran.

BACA JUGA: Asal-usul Nama Mekkah

Nabi s.a.w. lalu mengabarkan bahwa seiring dengan berjalannya waktu dan semakin dekatnya kedatangan Hari Kiamat nanti, keamanan, kelapangan hidup, dan kesejahteraan akan merata di tengah masyarakat.

Beliau bersabda, “Hari kiamat belum akan terjadi sampai tanah Aran ono menjadi subur kembali dan dialiri sungai-sungai, dan sampai seseorang yang menempuh perjalanan dari Irak menuju Mekkah tidak akan merasa takut apa pun kecuali dari tersesatnya ia di jalan, juga sampai merajalelanya al-Haraj.”

Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah yang dimaksud dengan al-Haraj?”

Beliau menjawab, “Pembunuhan.” (HR. Imam Ahmad)

Sabda tersebut diperkuat lagi dengan sabda beliau kepada Adi bin Hatim. Beliau berkata, “Wahai Adi, pernahkah engkau melihat al-Hirah?”

Adi menjawab, “aku belum pernah ke sana, namun aku pernah mendengar tentangnya.”

Rasulullah lalu bersabda, “Kalau engkau berumur panjang, engkau akan menyaksikan seorang wanita berangkat dari al-Hirah sampai ia melakukan tawaf di Mekkah, dalam keadaan tidak takut kepada siapa pun kecuali Allah semata.” (HR. Bukhari)

BACA JUGA: Sejarah Kota Madinah

Kelak, harta akan melimpah ruah. Keadilan akan tersebat dan mengalahkan kezhaliman dan kejahatan pada saat Imam Mahdi dan Nabi Isa a.s. diturunkan kembali ke dunia. Wallaahu a’lam. []

Al-Hirah adalah nama kota di Irak, 3 Mil dari Kuffah.

Sumber:  Kiamat Sudah dekat?/karya Dr. Muhammad al-‘Areifi.

Artikel Terkait :

Comments are closed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More