Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Kasih Sayang Umar terhadap Anak-Anak

0

Malam kian matang. Suara tangis anak-anak memecah kesunyian. Umar bin Khattab yang saat itu tengah berada di rumah mendengarnya. Terdengar pula suara ibu yang berusaha menenangkan anak-anaknya.

BACA JUGA: Istana Umar bin Khattab

Kemudian, Umar bin Khattab mendatangi rumah yang mana sumber dari suara tersebut dan meminta izin agar diperbolehkan masuk. Ternyata ibu itu tengah berusaha menghibur anak-anaknya dengan sengaja merebus batu. Sungguh memilukan.

“Wahai ibu, mengapa kamu tidak datang kepada Amirul Mukminin untuk meminta pangan?” Tanya Umar dengan keprihatinan.

Dan ibu yang malang itu tak tahu bahwa di hadapannya itu ialah Amirul Mukminin Umar bin Khattab.

Maka si ibu menjawab, “Selaku Amirul Mukminin seharusnya dia tahu akan nasib rakyaktnya.”

Demi mendengar jawaban begitu, Umar bin Khattab segera pamit dengan mendung di wajahnya.

BACA JUGA: Tangisan-tangisan yang Menusuk Benak Umar

Sepanjang perjalanan, ia menangis tersedu-sedu bersama pengawalnya. Dan sesampainya di  rumah, Umar mengumpulkan gandum ke dalam karung, lalu dipikulnya sendiri di atas punggungnya, dibawa ke rumah si ibu itu. Juga ia sendiri yang merebus gandum itu untuk kemudian setelah masak ia berikan kepada anak-anak yang kelaparan. []

Oleh: Nida Nur Fadillah

Sumber: 10 Sahabat Yang Dijamin Masuk Syurga Beserta Calon-calom Penghuni Surga/Karya: Ust. Fairuz Masduqi/Penerbit: Terbit Terang Surabaya/2001

Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More