Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Karena Keyakinannya terhadap Islam, Allah Sembuhkan Penglihatannya

0 3

Saat Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam menyiarkan Islam, banyak orang tersentuh dan dengan kesadaran sendiri mengikuti jalan keselamatan itu. Salah satunya adalah Zunairah, yang menurut riwayat lain ialah budak perempuan Abu Jahal. Dengan penuh keyakinan ia mengucapkan syahadat dan mulai menjalankan syariat Islam. Kabar mengenai keislaman Zunairah sampai di telinga Abu Jahal. 

Dengan penuh kemarahan dia memanggil budaknya itu. “Hai Zunairah, apakah benar berita yang kudengar bahwa kamu sudah memeluk agama Muhammad?”

“Benar. Aku meyakini ajaran yang dibawa Muhammad. Karena itu aku mengikutinya?” jawab Zunairah lantang.

Lalu Abu Jahal memanggil kawan-kawannya. Dia berusaha menggoyahkan keimanan Zunairah. Abu Jahal bertanya pada sekumpulan kawannya itu, “Hai kawan-kawanku apakah kalian juga mengikuti seruan Muhammad?”

Tentu mereka menjawab, “Tidaaak!”

“Kalau memang ajaran Muhammad itu baik dan benar, pasti mereka akan mengikutinya terlebih dahulu dibanding kamu yang hanya seorang budak,” ujar Abu Jahal kepada Zunairah.

Kemudian Abu Jahal memaksa Zunairah kembali menyembah berhala. Karena ia menolak, Abu Jahal kalap. Zunairah dipukul bertubi-tubi hingga matanya terluka. Akibat penyiksaan yang tanpa belas kasihan itu kedua mata Zunairah menjadi buta. Mengetahui Zunaira buta, Abu Jahal justru berteriak senang. Dengan nada mencemooh dia berkata, “Kamu buta karena mengikuti ajaran Muhammad. Coba kalau kamu mau kembali menyembah Latta dan Uzza pasti mereka akan menyembuhkanmu.”

Zunairah berang mendengar cemoohan itu.”Kalian semua pembohong, tidak bermoral! Latta dan Uzza yang kalian sembah itu tidak akan mampu berbuat apa-apa. Apalgi memberi manfaat dan mudharat,” jawabnya.

Abu Jahal semakin marah. “Wahai Zunairah, mohon ampunlah pada Latta dan Uzza. Mereka berhala sembahan kita sejak zaman nenek moyang. Apa kamu tidak takut mendapat murka dari mereka? Tinggalkan segera agama Muhammad yang melecehkan sembahan kita,” teriaknya kencang sambil memukul Zunairah yang tidak berdaya.

“Wahai Abu Jahal, sesungguhnya Latta dan Uzza lebih buta dari aku. Meskipun aku buta, Allah tidak akan sulit mengembalikan penglihatanku. Tidak seperti Tuhanmu yang tidak bisa berbuat apa-apa,” tukas Zunairah, berani.

Dengan kekuasaan Allah swt, esok harinya mata Zunairah dapat melihat lagi. Ia pun langsung tunduk memanjatkan syukur pada-Nya. Sementara Abu Jahal tampak bermuka masam sambil berkata, “Ini pasti sihir dari Muhammad.”

Hari itu Abu Jahal kembali menyiksa Zunairah. Untunglah Abu Bakar melewati tempat itu dan menyaksikan ulah jahat Abu Jahal. Kelembutan hati Abu Bakar membuatnya menebus Zunairah dengan sejumlah uang. Zunairah menjadi manusia bebas merdeka. Zunairah bersyukur. Kini Ia semakin mantap dengan keislamannya. Keyakinannya akan kebenaran ajaran Islam semakin kuat sebab Allah telah menjawab doa-doa yang dipanjatkannya. []

Sumber: Kelengkapan Tarikh Ed.Istimewa Jilid 1/Penulis: K.H Moenawar Chail/Penerbit: Gema Insani Press,2001

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline