Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Janganlah Kalian Membeda-bedakan

0

Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wasallam sepenuhnya sadar akan tanggung jawab yang dipikulnya kepada manusia sebagai rasul terakhir Allah. Karena itu, dalam atmosfer yang relatif aman yang dijamin oleh Perjanjian Hudaibiyah baginya, dia memandangnya sebagai suatu kesempatan yang turun dari langit untuk mengalihkan perhatiannya pada bangsa-bangsa lain di luar Arabia guna menyampaikan kepada mereka pesan risalah Allah.

BACA JUGA: Ia Sadar dan Yakin, Islam Agama Persamaan

Suatu ketika dia memanggil para sahabatnya dan mengatakan kepada mereka kata-kata berikut ini,

Related Posts

Mush’ab: Bercita-Citalah!

“Wahai manusia! Tuhan telah mengutusku sebagai rahmat bagi seluruh umat manusia. Bawalah pesan Islam ke seluruh penjuru dunia. Janganlah kalian membeda-bedakan seperti para murid Yesus, putra Maryam, melakukannya.”

“Bagaimana mereka membeda-bedakan?” Tanya para sahabatnya.

Dia menjawab, “Yesus menyeru mereka kepada apa yang sekarang saya serukan kepada kalian, akan tetapi orang yang diutus dalam perjalanan pendek menaati dan menerima dakwahnya, dan orang yang dikirim ke tempat jauh menunjukan sikap keengganan di hadapan Tuhannya dan Tuhan memberikan kepadanya hukuman bahwa sejak itu setiap orang di antara mereka dapat berbicara hanya dalam bahasa masyarakat tempat dia diutus.” []

Sumber: Sirah Nabi Muhammad SAW/ Penulis: Abdul Hamid Siddiqi/ Penerbit: Marja

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline