Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Inilah Pakaian Orang yang Tidak Dapat Bagian di Akhirat

0

Berhias diri sewajarnya serta memakai pakaian terbaik merupakan sunnah dalam melaksanakan hari raya Idul Fitri. Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam pun memiliki pakaian khusus yang biasa dikenakan pada saat hari raya Idul Fitri.

Baca juga: Pakaian Nabi

Menurut buku Ahkamu Al’ Iidaini Fii Al Sunnah Al Muthahharah, Ibnul Qayyim berkata dalam Zadul Ma’ad, “Nabi SAW memakai pakaiannya yang paling bagus untuk keluar (melaksanakan shalat) pada hari Idul Fitri dan Idul Adha. Beliau memiliki perhiasan yang biasa dipakai pada dua hari raya itu dan pada hari Jum’at.

Related Posts

Ya Allah, di Sekitar Kami, Jangan di Atas Kami

Sekali waktu Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam memakai dua burdah (kain bergaris yang diselimutkan pada badan) yang berwarna hijau, dan terkadang mengenakan burdah berwarna merah, namun bukan merah murni sebagaimana yang disangka sebagian manusia, karena jika demikian bukan lagi namanya burdah. Tapi yang beliau kenakan adalah kain yang ada garis-garis merah seperti kain bergaris dari Yaman.”

Diriwayatkan dalam Hadis Bukhari, Umar mengambil jubah dari sutera tebal yang dijual di pasar. Beliau mengambilnya dan diberikan kepada Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam dan mengatakan, “Wahai Rasulullah, belilah ini, berhias dengannya untuk hari raya dan (menerima) tamu utusan.”

Baca juga: Kesederhanaan Rasulullah

Maka Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam mengatakan kepadanya, “Sesungguhnya ini adalah pakaian orang yang tidak dapat bagian (di akhirat).” []

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

you're currently offline