Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Inilah Ciri-Ciri Pria yang Terkenal di Langit

0

Pemuda ini tidak pernah lalai dari membaca al-Quran dan senantiasa menangis. Pakaiannya hanya dua helai saja, sudah terlalu lusuh untuk dipakai sehingga tidak akan ada orang yang menghiraukannya. Beliau tidak dikenal oleh penduduk bumi akan tetapi sangat terkenal di langit.

Pemuda ini, jika bersumpah demi Allah pasti terkabul. Beliau tidak dikenali dan miskin malah banyak orang yang suka mentertawakannya, mengejeknya, dan menuduhnya sebagai pencuri serta bermacam lagi penghinaan dilemparkan kepadanya.

BACA JUGA: Pria yang Terkenal di Langit Ini Memohon Ampun karena Tertidur Setelah Subuh

Pemuda dari Yaman ini telah lama menjadi yatim, tidak mempunyai saudara mara kecuali hanya ibunya yang telah tua dan lumpuh. Untuk menyara kehidupan sehari-hari bekerja sebagai penggembala kambing. Upah yang diterimanya hanya cukup untuk kehidupan harian bersama ibunya. Jika ada uang lebihan, beliau akan membantu tetangganya yang hidup miskin dan serba kekurangan seperti keadaannya. Walaupun dalam keadaan serba payah, beliau tidak pernah lalai dalam mengerjakan ibadahnya, sedikit pun tidak berkurang.

Sepanjang hidupnya, beliau melakukan puasa di siang hari dan bermunajat di malam harinya. Ia telah memeluk Islam pada masa negeri Yaman mendengar seruan Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wasallam yang telah mengetuk pintu hati mereka untuk menyembah Allah, Tuhan Yang Maha Esa, yang tidak ada sekutu bagi-Nya.

Peraturan-peraturan yang terdapat di dalam agama Islam sangat menarik hatinya dan apabila seruan Islam datang di negeri Yaman, beliau segera memeluknya. Banyak rekan-rekannya yang telah memeluk Islam, pergi ke Madinah untuk mendengar secara langsung dakwah Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wasallam.

Dia seorang pemuda yang bermata biru, rambutnya merah, bidang dadanya lapang panjang, berpenampilan cukup tampan, kulitnya kemerah-merahan, wajahnya selalu melihat pada tempat sujudnya dan tangan kanannya menumpang pada tangan kirinya. Dia adalah Uwais al-Qarni.

BACA JUGA: Umar Meminta Uwais agar Memohonkan Ampunan untuknya

Bahkan Umar dan Ali menceritakannya saat bertemu dengan Uwais al-Qarni, “Rasulullah telah menunjukkan kepada kami perihal Uwais Al-Qarni. Kami tahu sifat ada pada diri anda, yaitu: mata biru dan kulit kemerahan.” Kemudian keduanya meneliti kedua pundaknya, mereka melihat goresan putih.[]

Sumber: Kisah Kehidupan Uwais Al-Qarni Sang Penghuni Langit Kekasih Tuhan Semesta Alam/Penulis: Muhammad Vandestra

Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline