Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Ini Kondisi Penghuni Neraka yang Sangat Memilukan

0

Dalam suatu hadits diriwayatkan, ketika para malaikat membawa mereka (ahli neraka), menjeritlah umat Muhammad itu dengan berkata, “Wahai Muhammad.” Dan pada saat mereka melihat Malaikat Malik A.S, lupalah mereka kepada nama Muhammad lantaran mereka merasa takut. Malaikat Malik A.S berkata kepada mereka, “Siapakah kamu semua?” 

Mereka menjawab, “Kami adalah golongan umat yang telah Allah turunkan al-Quran, kami adalah golongan yang berpuasa di bulan Ramadhan.”

Malik berkata, “Al-Quran itu hanya diturunkan kepada Muhammad.” Ketika mereka mendengar kata-kata Muhammad, menjeritlah mereka semua,”Kami inilah termasuk umatnya.” Lantas Malik berkata, “Tidak adakah dalam al-Quran itu peraturan yang melarang kamu semua melakukan maksiat?”

Ketika mereka berhenti di pinggir Jahanam sambil melihat api dan Zabaniyah, mereka berkata, “Wahai Malik, izinkanlah kami menangisi diri kami.” Malaikat Malik mengizinkan mereka dengan meneteskan air mata sehingga tidak tinggal setetes pun air mata pada mata mereka. Lalu menangislah mereka dengan mengeluarkan darah. Ketika itu, Malaikat Malik A.S berkata kepada mereka, “Alangkah baiknya jika tangisan ini berlaku di dunia lantaran takutnya kamu semua kepada Allah S.W.T sehingga kamu semua tidak tersentuh api neraka.” Rasulullah S.A.W bersabda,”Saat memilukan bagi ahli neraka adalah semasa mereka memanggil-manggil Malaikat Malik A.S selama tujuh puluh tahun.”Tidaklah Malaikat Malik mau menjawab. Maka mereka berkata, ‘Wahai Tuhan kami, sesungguhnya Malaikat Malik A.S tidak mau menjawab kami.’ Lalu Allah S.W.T berfirman:

‘Wahai Malik, jawablah ahli neraka itu!’ Malaikat Malik pun berkata, ‘Apa yang kamu semua katakan, wahai ahli neraka. wahai orang yang dimurkai Allah?’ Mereka menjawab, ‘Wahai Malik, berilah kami minum agar kami merasa puas dengannya karena api telah membakar daging kami, tulang kami, kulit kami, mematahkan tulang belulang kami dan memotong hati kami.’ Lalu, Malaikat Malik memberikan kepada mereka minuman air yang mendidih. “Semasa minuman itu mereka pegang, gugurlah jari-jemari mereka. Semasa air itu sampai ke wajah mereka, berjatuhanlah mata dan pipi mereka. Semasa air itu masuk ke perut mereka, maka terputus-putuslah usus dan limpa mereka.”

Rasulullah S.A.W bersabda, “Saat memilukan bagi ahli neraka adalah ketika mereka inginkan makanan, maka dihidangkan buah zaqqum pada mereka. Ketika mereka memakannya, mendidihlah apa yang ada dalam perut mereka, mendidihlah otak dan gusi mereka. Nyalaan api keluar dan mulut mereka dan berjatuhanlah anggota tubuh mereka di bawah telapak kaki.”

Rasulullah S.A.W bersabda, “Saat memilukan bagi ahli neraka adalah ketika dikenakan pada mereka pakaian dan leburan timah dan tembaga. Semasa pakaian itu dikenakan pada mereka, terkelupaslah kulit mereka. Orang celaka itu di neraka dalam keadaan buta tidak melihat, bisu tidak mampu berkata-kata dan tuli tidak mampu mendengar. Semua orang lapar sudah tentu inginkan makanan kecuali ahli neraka, semua orang yang telanjang sudah tentu inginkan pakaian, kecuali ahli neraka dan semua mayat inginkan suatu kehidupan kecuali ahli neraka, karena sesungguhnya mereka itu senantiasa mengharapkan kematian.” []

Sumber: Kisah Para malaikat/ Istiqamah media/ 2015

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline