Picture: Freepik

Ini Cucu-cucu Rasulullah

Dari pernikahan Zainab dan Abul Ash bin Rabi, Rasulullah SAW mempunyai dua orang cucu. Yang pertama adalah lelaki yang diberi nama Ali. Diriwayatkan bahwa ketika memasuki kota Makkah dalam Fathul Makkah, beliau menunggang unta bersama Ali. Yang dimaksudkan adalah Ali tersebut adalah cucu beliau ini. Ali meninggal menjelang usia dewasanya, beberapa waktu setelah kewafatan ibunya, Zainab.

Anak keduanya adalah seorang perempuan yang diberi nama Umamah RA. Sewaktu masih kecil, Nabi SAW sering bermain-main dengan cucunya ini. Diriwayatkan bahwa ketika beliau sedang sujud dalam shalat, Umamah kecil sering menaiki punggung beliau, dan beliau membiarkannya berlama-lama sujud, baru menurunkannya ketika beliau akan bangkit dari sujud. Ia dinikahi oleh Ali bin Abi Thalib setelah wafatnya Fatimah az Zahrah, bibinya sendiri. Menurut riwayat, sebelum kematiannya, Fatimah berpesan kepada suaminya, agar sepeninggalnya ia menikahi keponakannya sendiri, Umamah. Tetapi dari pernikahannya ini, Umamah tidak mempunyai anak keturunan.

Setelah wafatnya Ali, Umamah menikah dengan Mughirah bin Naufal. Dari pernikahannya ini ia mempunyai seorang anak yang diberi nama Yahya, tetapi tidak banyak penjelasan tentang putra Umamah ini, bahkan terjadi perbedaan dalam riwayatnya. Umamah wafat pada tahun 50 hijriah.

Abdullah bin Utsman RA

Dari pernikahan Ruqayyah dan Utsman bin Affan, Nabi SAW mempunyai seorang cucu lelaki yang diberi nama Abdullah. Abdullah ini lahir ketika mereka sedang berhijrah di Habasyah, dan ia meninggal ketika masih kecil, yakni berusia 6 tahun di Madinah. Sedangkan pernikahan Ummu Kultsum dan Utsman tidak mempunyai anak, karena pernikahan mereka hanya berlangsung beberapa bulan saja.

Hasan bin Ali bin Abi Thalib RA

Hasan adalah putra pertama Fatimah dan Ali bin Abi Thalib, ia lahir setelah dua tahun pernikahan mereka, yakni pada tahun 3 hijriah. Ia baru berusia 7 tahun lebih beberapa bulan ketika Rasulullah SAW wafat, tetapi ia telah meriwayatkan beberapa hadits dari Nabi SAW. Setidaknya terdapat 13 hadits yang diriwayatkan dari jalan cucu Raulullah SAW ini.

Suatu ketika ia berjalan-jalan bersama Rasulullah SAW, melewati setumpuk buah kurma hasil sedekah. Hasan mengambil satu kurma dan memakannya, segera saja Nabi SAW berseru, “Akh, akh…!”

Kemudian beliau mengambil kurma tersebut dari mulut Hasan. Kemudian beliau bersabda, “Kita tidak boleh memakan harta sedekah.”

Ia belajar shalat limawaktu dan beberapa shalat lainnya dari Nabi SAW, padahal saat itu ia masih anak-anak. Ia juga diajarkan Nabi SAW, doa untuk shalat witir, yaitu doa yang saat ini terkadang dibaca sebagai doa qunut pada shalat subuh. Hasan juga sering melaksanakan ibadah haji dengan berjalan kaki, tidak mengendarai untanya. Ketika kebiasaannya ini ditanyakan, ia menjawab, “Setelah mati nanti, saya merasa malu jika bertemu dengan Allah, sedangkan saya belum pernah mengunjungi rumahNya dengan berjalan kaki.”

Husein bin Ali bin Abi Thalib RA

Husein bin Ali lahir setahun setelah kakaknya, Hasan. []

About Erna Iriani

Indonesian Muslimah | Islamic Graduate Student | "Jangan menjadi gila karena cinta kepada seseorang, atau ingin menghancurkan seseorang karena kebencian." (Umar bin Khatab)

Check Also

Enam Pelajaran dari Dokter Hati

Karena saya termasuk makhluk bergerak, maka saya tidak peru menyibukkan hatiku dengan sesuatu yang telah dijamin oleh Dzat yang Maha Kuat dan Kokoh.

you're currently offline