Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Ikrimah: Siapa yang Berani Membaiatku untuk Mati?

Ikrimah bin Abi Jahal di dalam Perang Yarmuk berkata, “Aku pernah memerangi Rasulullah dalam beberapa peperangan, lantas apakah hari ini aku berlari dari kalian?”

Kemudian, ikrimah menyeru pasukan Muslim, “Siapa yang berani membaiatku untuk mati?”

Maka, segera pamannya Harits bin Hisyam mendekatinya dan membaiatnya. Setelah itu diikuti pula oleh Dhirar bin al-Azur membawa 400 prajurit dan penunggang kuda. Mereka bertempur mati-matian di depan kemah Khalid hingga seluruhnya terluka dan sebagian dari mereka tewas terbunuh, termasuk Dhirar. Al-Waqidi mengatakan bahwa ketika pasukan Muslim yang terluka dalam kondisi sekarat, mereka meminta air.

Read More

Tatkala Abu Bakar Mengunjungi Makkah

Ketika salah satu di antara mereka dibawakan air, ia melihat temannya yang lain, lalu berkata, “Berikan air ini kepadanya.”

Tatkala air akan diberikan kepada temannya tersebut, dia juga melihat kepada temannya yang lain kemudian berkata, “Berikan air ini kepadanya.”

Mereka saling mendahulukan sahabat mereka hingga akhirnya seluruhnya tewas dan tidak seorang pun yang sempat meminum air tersebut. []

Sumber: The Golden Story of Abu Bakar Ash-Shiddiq/ Penulis: DR. Muhammad Hatta, MA., dkk/Penerbit: Maghfirah Pustaka,2015

Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline