Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Ialah Orang Pertama yang Berhijrah kepada Allah

0

‘Utsman bin Affan adalah orang yang banyak berjasa dan selalu berbuat baik kepada kaumnya. Namun, dia tidak luput dari gangguan ketika mereka telah memeluk Islam.

Pamannya, Al-Hakam, merasa keberatan jika ‘Utsman, seorang pemuda dari Bani ‘Abd Syams, meninggalkan agama Quraisy. Dia dan para pengikutnya menentang hal itu dengan sangat keras dan kasar. Akhirnya, dia menangkap dan mengikat ‘Utsman r.a., lalu berkata kepadanya, “Apakah kamu membenci agama para leluhur dan nenek moyangmu sehingga kamu masuk ke agama baru itu? Sungguh, aku tidak akan melepaskanmu sampai kamu melepas agama yang kamu peluk itu!”

Namun, ‘Utsman r.a. menjawab, “Demi Allah, sampai kapan pun aku tidak akan meninggalkan agamaku. Aku tidak akan meninggalkan Nabiku selama aku masih hidup.”

Related Posts

Sebuah Janji dari Rasulullah untuk Utsman

Pamannya, Al-Hakam, terus-menerus menyiksanya. Namun, ‘Utsman semakin kukuh dengan agama dan keyakinannya. Hingga akhirnya pamannya merasa putus asa. Dia melepaskan ‘Utsman r.a. dan berhenti mengganggunya.

‘Utsman r.a. berhijrah ke Habasyah ketika gangguan yang menimpa kaum Muslim di Makkah semakin gencar, Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam mengizinkan mereka untuk berhijrah ke Habasyah. ‘Utsman r.a. adalah orang pertama yang berhijrah bersama keluarganya.

Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam bersabda kepada orang yang memberitahukan beliau bahwa dia melihat ‘Utsman berangkat bersama istrinya menuju Habasyah, “Semoga Allah selalu menyertai mereka. Sesungguhnya ‘Utsman adalah orang pertama yang berhijrah kepada Allah bersama keluarganya setelah Luth.” []

Sumber: 150 Kisah Utsman ibn Affan/ Penulis: Ahmad Abdul `Al Al-Thahtawi/ Penerbit: Mizania,2016

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

you're currently offline