Picture: iStock

Firasat Kematian Ali Bin Abi Thalib

Malam 27 Ramadhan tahun 40 H, Sayyidina Ali r.a. bangun untuk sahur. Saat itu ia berbicara kepada putranya, Hasan, “Malam ini, aku bermimpi bertemu Rasulullah saw.. Aku mengadu kepada beliau, aku mengatakan, ‘Wahai Rasulullah, betapa besar pembangkangan dan permusuhan yang kutemui dari umatmu.’ Lalu beliau berkata, ‘Berdoalah agar Allah menurunkan balasan atas mereka.

Maka aku berucap, ‘Ya Allah, berikanlah sesuatu yang lebih baik untukku sebagai ganti mereka dan berikanlah untuk mereka pengganti diriku, sesuatu yang lebih buruk daripada aku!'”

Selesai mengutarakan mimpi itu kepada Hasan, Ibnu Nabbah, muazzin shalat, masuk menemuinya lalu mengajaknya shalat Ali bin Abi Thalib pun keluar dari rumahnya seraya berteriak membangunkan orang-orang untuk melaksanakan shalat. Dan pada saat berikutnya, Ibnu Muljam datang menghadang dan menebas Sayyidina Ali dengan pedangnya. []

Sumber: Wasiat2 Akhir Hayat dari Rasulullah, Abu Bakar dll/ Penulis: Zuhair Mahmud Al-Humawi/ Penerbit: Gema Insani/ 2003

About Erna Iriani

Indonesian Muslimah | Islamic Graduate Student | "Jangan menjadi gila karena cinta kepada seseorang, atau ingin menghancurkan seseorang karena kebencian." (Umar bin Khatab)

Check Also

Saya Saudara Jauh Muawiyyah

Ada seorang lelaki tak dikenal ingin datang menjumpai Muawiyyah. Di depan rumah, ia berjumpa pertama kali dengan penjaga gerbang.

you're currently offline