Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Engkau Memasukanku ke dalam Rumah yang mengingatkan kepada Surga dan Neraka

0

Shilah bin Asyyam Al-`Adawi mengkhitbah putri pamannya, mu’adzah. Ketika hari pernikahan itu tiba, keponakannya membawanya masuk ke dalam kamar mandi, kemudian membawanya kepada putri pamannya itu di dalam sebuah rumah yang indah.

Ketika mereka berduaan di dalam satu kamar, Shilah berdiri melaksanakan shalat dua raka’at sebagaimana yang disunnahkan oleh Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam, lalu Mu’adzah pun ikut melaksanakan shalat sepertinya. Pasangan suami istri itu pun menghabiskan waktu yang lama dalam shalatnya sampai mereka lupa bahwa malam itu adalah malam pengantinnya, sampai fajar menyingsing.

Ketika menjelang siang, keponakannya datang seraya mengucapkan selamat kepadanya serta bertanya tentang keadaannya.

Related Posts

Seorang Penasihat yang Terpercaya di Antara Berbagai Nasihat

Maka, Shilah berkata, “Wahai putra saudaraku, sesungguhnya kemarin engkau telah memasukkan aku ke dalam sebuah rumah yang mengingatkan aku kepada neraka, kemudian engkau memasukkan aku ke dalam sebuah rumah lain yang mengingatkan aku kepada surga, dan aku masih terus memikirkan keduanya sampai waktu subuh tiba.”

Pemuda itu pun bertanya dengan terkejut, “Apa itu, wahai paman?”

Shilah bin Asyyam Al-`Adawi menjawab, “Ketika engkau memasukkan aku ke dalam kamar mandi, maka aku teringat akan panasnya neraka Jahanam. Dan ketika engkau memasukkan aku ke dalam kamar pengantin, maka aku teringat akan harumnya wewangian surga.” []

Sumber: Hadits Shahih Bukhari – Muslim (Hc)/Penulis: Muhammad Fu’ad Abdul Baqi/Penerbit: Quanta,2017

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline