Foto: anthracksthepony.deviantart.com

Doa Rasul kepada Abu Bakar

Kita semua belum tahu apakah ada orang lagi dalam sejarah yang mengorbankan segala yang dimilikinya seperti bagaimana Abu Bakr, orang yang mengorbankan kekayaan, keluarga dan dirinya sendiri untuk agama ini.

Abu Bakar senantiasa mendahulukan Nabi dalam segala hal. Ketika melakukan perjalanan hijrah, dia masuk gua pertama kali untuk memastikan gua tersebut aman. Ia bahkan mengebas-ngebaskan dan menyapu gua tersebut dengan tangannya kalau-kalau ada ular atau kalajengking.

Abu Bakar juga menutup setiap lubang yang ada dalam gua itu. Rasulullah kemudian tidur dalam perlindungan Abu Bakr.

Ada yang terjadi ketika itu. Di salah satu lubang dalam gua yang masih belum tertutup, ada seekor ular mematuk kaki Abu Bakar.

Kejadian itu terjadi pas ketika Rasul tidur. Tapi dia tidak mau membangunkan Rasulullah, sampai sakitnya mengalahkan dia sedemikian rupa sehingga meneteslah air mata di pipinya, dan perlahan sampai jatuh di pipi Rasulullah.

Rasulullah terbangun bangun berkata: “Apa yang terjadi, Abu Bakar?”

Abu Bakar menjawab: “Aku digigit ular, ya Rasulullah.”

Rasulullah meniup air liurnya ke luka Abu Bakar. Setelah itu Rasulullah berdoa: “Ya Allah tempatkan Abu Bakr denganku di hari Qiyaamah.”

Allaah Ta`aala langsung menjawab doa Nabi-Nya: “Jikalau kamu tidak menolongnya (Muhammad) maka sesungguhnya Allah telah menolongnya (yaitu) ketika orang-orang kafir (musyrikin Mekah) mengeluarkannya (dari Mekah) sedang dia salah seorang dari dua orang ketika keduanya berada dalam gua, di waktu dia berkata kepada temannya: ‘Janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah beserta kita’. Maka Allah menurunkan keterangan-Nya kepada (Muhammad) dan membantunya dengan tentara yang kamu tidak melihatnya, dan Al-Quran menjadikan orang-orang kafir itulah yang rendah. Dan kalimat Allah itulah yang tinggi. Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (Surah Taubah ayat: 40). []

About Admin 1

Check Also

Nabi Ibrahim Hanya Meninggikan Bangunan Kabah, Bukan Membuat Pondasi

Sebenarnya, yang dilakukan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS adalah meninggikan Ka'bah, karena fondasi Ka'bah telah ada sebelumnya.

you're currently offline