Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Doa Mengerikan Malaikat Jibril

0

Selepas perjalanan Isra Mi’raj, Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wasallam senantiasa melaksanakan perintah Allah Ta’ala dengan sabar dan mengharap ridha-Nya dan menyampaikan nasihat kepada kaumnya. Meskipun beliau didustakan dan dapat gangguan dan cemoohan.

Tokoh-tokoh yang gemar menghina Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wasallam seperti disampaikan oleh Yazid bin Ruman dari Urwah bin Zubair kepadaku, ada lima orang. Mereka adalah para tokoh yang ditaati kaumnya masing-masing.

Pencemooh dari Bani Asad bin Abdul Uzza bin Qushay bin Kilab adalah Al-Aswad bin Al-Muthalib bin Asad Abu Zam’ah. Ketika Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wasallam mendengar Al-Aswad bin Al-Muthalib suka mencemooh, beliau mendoakan kejelekan untuknya dengan berdoa, “Ya Allah, buatlah ia buta dan hancurkanlah ia.

Dari Bani Zuhrah bin Kilab adalah Al-Aswad bin Abdu Yaghuts bin Wahb bin Abdu Manaf bin Zuhrah.

BACA JUGA: Abu Bakar Seperti Malaikat Mikail sedangkan Umar Seperti Malaikat Jibril

Dari Bani Makhzum bin Yaqdzah bin Murrah adalah Al-Walid bin Al-Mughirah bin Abdullah bin Umar bin Makhzum.

Dari Bani Sahm bin Amr Hushaish bin Ka’ab adalah Al-Ash bin Wail bin Hisyam.

Ibnu Hisyam berkata: Al-Ash adalah anak Wail bin Hasyim bin Su’aid bin Sahm.

Dari Bani Khuza’ah adalah Al-Harits bin Ath-Thulathilah bin Amr bin Al-Harits bin Abdu Amr bin Luay bin Malakan.

Mereka tanpa henti terus mencemooh Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wasallam, hingga Allah Ta’ala menurunkan ayat berikut:

فَاصْدَعْ بِمَا تُؤْمَرُ وَأَعْرِضْ عَنِ الْمُشْرِكِينَ

إِنَّا كَفَيْنَاكَ الْمُسْتَهْزِئِينَ

الَّذِينَ يَجْعَلُونَ مَعَ اللَّهِ إِلَٰهًا آخَرَ ۚ فَسَوْفَ يَعْلَمُونَ

“Maka sampaikanlah olehmu secara terang-terangan segala apa yang diperintahkan (kepadamu) dan berpalinglah dari orang-orang yang musyrik. Sesungguhnya Kami memelihara kamu daripada (kejahatan) orang-orang yang memperolok-olokkan (kamu), (yaitu orang-orang yang menganggap adanya tuhan yang lain di samping Allah; maka mereka kelak akan mengetahui (akibat-akibatnya).” (QS. al-Hijr: 94-96).

Ibnu Ishaq menceritakan: Yazid bin Ruman bercerita kepadaku dari Urwah bin Zubair atau orang selain Urwah bin Zubair dari kalangan pakar terpercaya bahwa Malaikat Jibril mendatangi Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wasallam ketika orang-orang Quraisy thawaf di Baitullah dan Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wasallam berdiri di sisinya.

Malaikat Jibril berjalan melewati Al-Aswad bin Al-Muthalib, kemudian melemparkan daun hijau ke wajahnya dan Al-Aswad bin Al-Muthalib pun menjadi buta.

Malaikat Jibril kemudian berjalan melewati Al-Aswad bin Abdu Yaghuts, kemudian Malaikat Jibril mendoakan keburukan pada perutnya hingga membengkak dan dia mati karena perut kembung (gembur).

BACA JUGA: Malaikat Ridwan Diminta Mengantar Orang Shaleh ke Neraka

Malaikat Jibril lalu berjalan melewati Al-Walid bin Al-Mughirah, kemudian mendoakan keburukan agar bekas luka di bawah telapak kakinya kambuh kembali hingga membawa kepada kematiannya.

Malaikat Jibril berjalan lagi melewati Al-Ash bin Wail, kemudian mendoakan keburukan agar kaki bagian dalam Al-Aswad bin Wail terluka hingga membuatnya mati.

Malaikat Jibril berjalan melewati Al-Harits Ath-Thulatilah sambil mendoakan keburukan ke kepalanya, kemudian kepalanya mengeluarkan nanah dan ia mati karenanya. []

Sumber: Sirah Nabawiyah perjalanan lengkap Kehidupan Rasulullah/ Asy Syaikh Al Muhaddits Muhammad Nashiruddin Al Albani/ Akbar Media

Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline