Picture: Pixabay.com

Dekatkanlah Ia Padaku

Pada Perang Uhud, ketika kaum muslimin dikepung kaum musyrikin, Rasulullah bersabda, “Siapakah yang siap mengorbankan nyawanya untuk kami?”

Mahmud ibn Amr menceritakan bahwa saat itu Ziyad ibn al-Sakan bangkit bersama lima sahabat Anshar lainnya. Mereka  berperang membela Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam.

Satu demi satu dari mereka maju melawan musuh, lalu akhirnya gugur.

Ziyad ibn al-Sakan adalah orang terkahir yang maju, ia berperang hingga mengalami luka yang cukup parah. Setelah itu Allah memberi bantuan dengan kedatangan pasukan tambahan dari kaum muslimin, kemudian  menjauhkan kaum musyrikin darinya.

Rasulullah pun berkata, “Dekatkanlah ia padaku.”

Mereka segera membawanya kepada Rasulullah. Beliau segera merebahkan Ziyad di kakinya. Tak lama kemudian ia pun gugur sebagai syahid dengan pipi berada di atas kaki beliau. []

 

Sumber: Walid al-A’zhami, Nabi Muhammad di Hati Sahabat., hal 91, 92.

About Dika Nugraha

Al-Qur'an & As-Sunnah

Check Also

Nabi Ibrahim Hanya Meninggikan Bangunan Kabah, Bukan Membuat Pondasi

Sebenarnya, yang dilakukan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS adalah meninggikan Ka'bah, karena fondasi Ka'bah telah ada sebelumnya.

you're currently offline