Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Daud Kecil Mengalahkan Jalut si Raksasa

0

Sesudah nabi Harun dan nabi Musa wafat, kaum Bani Israil dipimpin oleh Yusya bin Nun. Kepemimpinan Yusya bin Nun itu mereka dapat menguasai tanah Palestina dan bertempat tinggal di istana. Namun setelah Yusya bin Nun meninggal, mereka terpecah belah dan isi kitab Taurat berani mereka merubah dan ditambah-tambah. Mereka suka bersilang pendapat akhirnya hilanglah kekuatan persatuan mereka dan tanah Palestina diserbu dan dikuasai olah bangsa lain.

Bani Israil menjadi bangsa jajahan yang tertindas, mereka merindukan datangnya seorang pemimpin yang tegas dan gagah berani untuk berperang melawan penjajah. Diangkatlah Thalut oleh Nabi Samuel sebagai raja bagi mereka.

Thalut yang sudah diangkat sebagai raja, mengajak orang – orang yang tak punya ikatan rumah tangga dan perdagangan untuk ke medan perang, dengan memilih orang-orang terbaiknya itu ia berharap mereka dapat memusatkan diri pada pertempuran dan tak menghiraukan lagi urusan rumah tangga dan perdagangan mereka. Salah seorang anak muda yang ikut dalam barisan Thalut adalah seorang remaja yang bernama Daud. Ia diperintah ayahnya untuk menyertai kedua kakaknya yang maju ke medan perang. Daud tidak diperkenankan maju ke garis depan, ia hanya disuruh melayani kedua kakaknya. Tempatnya di garis belakang, jika kakaknya lapar atau haus dialah yang melayani dan menyiapkannya makanan dan minuman.

Related Posts

Mukjizat yang Hanya Dimiliki Nabi Daud

Tentara Thalut sebenarnya tidak seberapa banyak, jauh lebih besar dan lebih banyak tentara Jalut sang penindas. Jalut sendiri adalah seorang panglima perang yang bertubuh besar seperti raksasa, setiap orang yang berhadapan dengannya selalu binasa. Tentara Thalut gemetar sekali melihat keperkasaan musuh – musuhnya itu, Demi melihat tentara nya ketakutan, Thalut berdo’a kepada Allah subhaanahu wa ta’ala, “Ya Tuhan kami, curahkanlah kesabaran atas diri kami, dan kokohkanlah pendirian kami dan tolonglah kami terhadap orang – orang kafir”.

Maka dengan kekuatan do’a itu mereka menyerbu tentara Jalut, mereka bertempur dengan gagah dan berani, tentara Jalut tak mengira bahwa lawan yang berjumlah sedikit itu mempunyai keberanian bagaikan singa yang terluka. Akhirny pasukana Jalut dapat diporak – porandakan dan lari cerai berai. Tinggal Jalut sang panglima dan beberapa pengawalnya yang masih tersisa. Thalut dan pengikutnya tak berani berhadapan dengan raksasa itu, lalu diumumkannya oleh Thalut bahwa siapa yang dapat membunuh Jalut, maka ia akan diambil sebagai anak menantu.

Tak disangka dan diduga Daud yang berusia remaja tampil kedepan dan minta izin kepada Thalut untuk menghadapi Jalut. Mula-mula Thalut ragu, mampukah Daud yang masih muda itu bisa mengalahkan Jalut, namun setelah didesak oleh Daud ia mengizinkan anak muda itu maju ke medan perang. Dari kejauhan Jalut melihat sepak terjang Daud yang menantang Jalut, Jalut memang sombong, ia telah berteriak berkali-kali menantang orang – orang Israil untuk berperang tanding. Ia juga mengejek bangsa Israil sebagai bangsa pengecut dan hinaan lainnya yang menyakitkan hatinya. Tak lama beberapa waktu tiba – tiba nabi daud muncul dihadapan Jalut. Jalut tertawa terbahak – bahak melihat anak muda itu menantangnya duel. Daud tidak membawa senjata tajam, senjatanya hanya ketapel saja.

Berkali-kali Jalut melayangkan pedangnya untuk membunuh nabi Daud namum nabi Daud dapat menghindar dengan gesitnya, pada suatu kesempatan Daud berhasil melayangkan peluru batu ketapelnya tepat diantara kedua mata Jalut. Setelah terjadi dan berhasil melayangkan batu keterpelnya kepada Jalut maka Jalut berteriak keras, sehingga roboh dengan dahinya pecah dan mati. Dengan demikianlah menanglah pasukan Thalut melawan Jalut. Nabi Daud diangkat sebagai menantu raja Thalut. []

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline