Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Ceritakan kepadaku tentang Ahmad bin Hanbal (Bagian 2 Habis)

0

Kedudukan ilmu sungguh tinggi, para ulama zaman dulu, rela mengorbankan waktu, tenaga bahkan hartanya hanya untuk mendapatkan ilmu. Saat ini begitu mudahnya untuk mendapat ilmu dengan fasilitas teknologi dan majelis ilmu serta beragam buku, namun sangat sedikit yang sungguh-sungguh mencari ilmu untuk dirinya, untuk diamalkan dan untuk dimanfaatkan bagi kepentingan ummat.

BACA JUGA: Ceritakan kepadaku tentang Ahmad bin Hanbal (Bagian 1)

Aku tinggalkan majelis Yahya, menuju kediaman Ahmad bin Hanbal. Setibanya di rumah Ahmad bin Hanbal, aku mengetuk pintu.

Seseorang keluar rumah, lalu aku berkata, “Wahai Abu Abdullah, seorang lelaki asing, jauh rumahnya, datang kepada Tuan. Ini adalah kali pertama aku berkunjung ke negeri ini. Aku adalah murid yang memperlajari hadits. Aku ke sini hanyalah untuk bertemu dengan Tuan.”

Dia berkata, “Masuklah. Jangan sampai ada orang yang melihatmu!”

Aku pun masuk. Ia bertanya, “Dari mana asalmu?”

Aku berkata, “Dari Maghrib Al-Aqhsa.”

“Afrika?” tanyanya.

“Lebih jauh daripada Afrika,” jawabku.

“Dari negeriku ke Afrika harus berlayar. Negeriku Andalusia.”

“Negerimu sungguh jauh. Aku sangat senang bisa membantumu. Hanya saja aku mengutus orang untuk mengujimu. Mungkin kamu telah mengetahuinya.”

“Aku tahu itu. Ini adalah kali pertama aku masuk ke sini. Aku adalah orang asing bagi kalian semua. Jika Tuan mengizinkan, setiap hari aku akan mengajukan pertanyaan. Aku akan menyampaikan pertanyaan di dekat pintu rumah Tuan. Jika Tuan menyampaikan satu saja hadits dalam satu hari, maka itu sudah cukup bagiku.”

“Boleh, Syaratnya, kedatanganmu tidak diketahui oleh orang lain. Tidak juga oleh para muhaddits (ahli hadits).”

BACA JUGA: Nabi Daud: Apakah Ilmu yang Bermanfaat Itu?

“Baik, aku setuju dengan syarat Tuan.”

Aku memegang tongkat, dan menutup kepala dengan kain kotor. Aku berdiri di dekat pintu Ahmad bin Hanbal.

Aku berkata dengan suara keras, “Semoga Allah memberikan balasan kebaikan kepada Tuan. Semoga Allah memberikan rahmat keapda Tuan. Orang yang mau bertanya telah berdiri di dekat pintu.”

Seseorang yang ditugaskan oleh Imam Ahmad bin Hambal menemuiku, lalu menutup pintu. Ia menyampaikan dua, tiga hadits atau lebih. Aku melakukan hal itu sampai orang itu meninggal. Kemudian kedudukan orang itu digantikan oleh orang yang lain juga bermadzhab Ahlu Sunnah.

Imam Ahmad bin Hanbal keluar. Kepalanya memakai sorban. Ia mengetahui tingkat kesabaranku dalam belajar. Jika kau datang ke majelisnya, ia memberikan temtpat khusus untukku. Ia menceritakan kisahku kepada semua yang hadir. Ia megajarkan kepadaku hadits, membacanya untukku, lalu aku membaca kembali di hadapannya, digubahnya, dan mereka memperlakukannya dengan sangat baik. Ia sering berkunjung pada mereka sampai akhir hayatnya. Ia meninggal di sana sebelum tahun 350 H. ia sangat tekun dalam mempelajari haidits.

Ia juga seorang penyair, menulis bait-bait syair panjang maupun pendek. Abdussalam bin As-Samh Asy-Syafii mengabarkan kepadaku bahwa ia bertemu dengan Abdussalam bin Yazid di Yaman, dan menemanunya bertemu dengan Ibnu Zaid dan Al-Qasim bin Al-Hasan. Ia mencelanya karena lamanya ia singgah di negeri Timur, kemudian mendorongnya agar kembali ke Andalusia.

BACA JUGA: Menjual Atap Rumah untuk Menuntut Ilmu

Yang dicela menjawab, “Aku tidak akan kembali ke Andalusia sebelum singgah di Baghdad dan menulis hadits, adab, dan syair di sana; lalu pergi ke Syam dan menulis hadits di sana serta menulis semua kitab yang aku dengar. Setelah itu, semua ilmu itu akan aku bawa ke Andalusia. Kemudian Abdussalam bin As-Samh pergi ke Mesir dan meninggalkan Abdusaalam bin Yazid di Yaman. Harapannya untuk kembali ke Andalusia tidak tercapai, namun aku sempat mendengar syair-syairnya, dan dia memberikan syair yang ditulisnya sendiri kepadaku.” []

Sumber: Golden Stories Kisah-Kisah Indah Dalam Sejarah Islam/Karya: Mahmud Musthafa Sa’ad & Dr. Nashir Abu Amir Al-Humaidi/Penerbit: Pustaka Al-Kautsar

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline