Picture: twipost.com

Bukti Kesempurnaan Iman Abu Bakar

Banyak para sahabat yang berpendapat bahwa perjanjian Hudaibiyah merugikan kaum Muslim. Apalagi setelah melihat penderitaan yang dialami Abu Jandal. Di antaranya adalah Umar bin Khaththab.

Setelah perjanjian tersebut dibuat dan yang tersisa hanya pengesahan dan tanda tangan, Umar mendekati Abu Bakar dan berkata, “Wahai Abu Bakar, bukankah ia adalah Rasulullah?”

“Ya, tentu saja,” jawab Abu Bakar.

“Bukankah kita kaum Muslimin?” tanya Umar kembali.

“Ya, benar.”

“Bukankah mereka orang-orang musyrik?”

“Ya, benar.”

“Mengapa kita menghinakan agama kita?”

“Percayalah kepada Rasulullah, sungguh aku bersaksi bahwa dia adalah Rasulullah.”

“Aku juga bersaksi bahwa dia adalah Rasulullah.”

Kemudian Umar mendatangi Rasulullah dan berkata, “Wahai Rasulullah, bukankah engkau adalah seorang Rasul?”

“Ya, benar.”

“Bukankah mereka orang-orang musyrik?”

“Ya, benar.”

“Mengapa kita menghinakan agama kita?”

“Aku adalah hamba Allah dan Rasul-Nya. Aku tidak akan menyelisihi-Nya dan Dia tidak akan menyia-nyiakanku!”

Dialog Abu Bakar dengan Umar di atas menunjukan akan kesempurnaan iman Abu Bakar. Yang mana tidak ada keraguan sedikit pun dalam dirinya kepada keputusan Rasulullah. Bahkan yang sangat luar biasanya jawaban Abu bakar sma dengan jawaban Rasulullah. Padahal keduanya tidak saling menguping dialog satu dengan yang lainnya.

Abu Bakar mampu melihat setiap kebenaran yang diucapkan dan dilakukan Rasulullah, sehingga dia pun membenarkan setiap ucapan dan tindakan Rasulullah.

Sumber: The Golden Story of Abu Bakar As-Shiddiiq/ penulis: DR. Ahmad Hatta, MA/ Penerbit: Maghfirah Pustaka/ April 2014

About Erna Iriani

Indonesian Muslimah | Islamic Graduate Student | "Jangan menjadi gila karena cinta kepada seseorang, atau ingin menghancurkan seseorang karena kebencian." (Umar bin Khatab)

Check Also

Do’a yang Membuat Musuh Terkapar

Amr bin Abu as-Saraya pernah bercerita bahwa ia pernah ikut bertempur di wilayah Romawi. la berjuang dengan mengerahkan segenap kemampuannya melawan kaum kafir.

you're currently offline