Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Betapa Kuatnya Shalat ‘Ubbad

39

Pada suatu malam, dalam perjalanan pulang sehabis perang, Rasulullah singgah di suatu tempat dan mencari orang di antara pengikutnya yang akan ditugasi jaga malam.

BACA JUGA: Ini Kenapa Shalat Dzuhur dan Ashar Dipelankan

Ammar bin Yasir, dari kaum muhajirin, dan Ubbad bin Basyr, dari kaum Anshar, menawarkan diri untuk melaksanakan tugas dan akhirnya Rasulullah menunjuk kedua orang itu, lalu menugaskan mereka untuk menjaga jalan di bukit terdekat yang mungkin menjadi jalan bagi musuh untuk menyusup.

Ada kesepakatan di antara kedua petugas jaga itu, bahwa selama paruh malam pertama ‘Ubbad akan berjaga dan separuh berikutnya giliran Ammar berjaga. ‘Ubbad berdiri di atas sajadah dan melaksanakan shalat.

Tiba-tiba seorang kurir yang dikirim musuh untuk mengawasi pergerakan balatentara Rasulullah mendekati tempat mereka melewati jalan yang berbukit.

Dia melihat ‘Ubbad berdiri di atas karpet lalu ia pun melepaskan anak panah ke arah ‘Ubbad. ‘Ubbad terluka tetapi ia tetap melanjutkan shalat tanpa bergeser sedikit pun.

BACA JUGA: Shalat Adalah Kekuatan untuk Hamba Allah

Orang itu melepaskan anak panahnya untuk kedua kalinya dan melukai ‘Ubbad, tetapi ia tetap melanjutkan shalatnya, melakukan rukuk dan sujud hingga selesai shalatnya. Setelah itu baru ia membangunkan sahabatnya. []

Sumber: Anecdotes from Islam, SH. Muhammad Ashraf, Kashmiri Bazar, Lahore (Pakistan)

Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Comments are closed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More