Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Bertemu Orang dari Kampung Nabi Yunus

0

Pada ‘Amul Huzn, tahun kesedihan, setelah ditinggal selamanya oleh istri Khadijah dan pamannya Abu Thalib, Rasulullah bersama Zaid bin Haritsah pergi ke Thaif.

BACA JUGA: Saat Nabi Yunus yang Dipilih oleh Sang Nahkoda

Namun, Rasulullah malah mendapatkan penganiayaan kaum bani Tsaqif dan penduduk Thaif. Bahkan, Rasulullah terpaksa berjalan merangkak karena besarnya penderitaan yang didapat. Rasulullah dan Zaid pun memutuskan untuk pulang.

Keduanya lalu sampai di sebuah perkebunan milik adik kakak, Uthbah bin Rabiah dan Syaibah bin Rabiah (mereka adalah bangsa Qurays yang sangat memusuhi Rasulullah di kota Mekkah).

Meski begitu, Uthbah dan Syaibah merasa kasihan melihat penderitaan Rasulullah dan Zaid.

Mereka lalu menyuruh pelayannya yang bernama Addas untuk mengirimkan anggur pada Rasulullah dan Zaid. Ketika Rasulullah hendak memakan anggur itu, beliau membaca bismillah.

Demikian juga dengan Zaid. Addas merasa heran dengan bacaan itu.

Addas lalu bertanya pada Rasulullah. Rasulullah mengulangi bacaan bismillah dengan suara lebih nyaring.

Beliau pun bercerita tentang ayat-ayat Al-Quran yang bercerita tentang Nabi Yunus setelah mengetahui latar belakang Addas. Hal ini karena Addas berasal dari daerah Nabi Yunus di Ninawa atau Nineve, Mosul, Irak.

Addas lalu mendekati Rasulullah, mencium tangan dan kaki beliau.

BACA JUGA: Inilah Fakta Pohon Labu yang Allah Berikan kepada Nabi Yunus

la menyatakan diri masuk Islam. Uthbah dan Syaibah sangat marah ketika mengetahui pelayannya masuk Islam. Namun Addas tetap pada pendiriannya. []

Sumber: Ariany Syurfah/365 Kisah Teladan Islam/ Jakarta: Cerdas Interaktif (2010)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline