Picture: Asian American Theological Forum

Berikan Kesempatan Padaku Untuk Membalas

Ibn Ishaq meriwayatkan dari Hibban ibn Wasi’ dari sejumlah tokoh kaumnya:

Saat Perang Badar, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam meluruskan barisan sahabat. Beliau memegang busur untuk meluruskan mereka. Saat mengecek barisan, Rasulullah melewati Sawad ibn Ghaziyyah yang agak maju dari barisan. Beliau pun memukul perutnya dengan busur tadi seraya berkata, “Luruskan barisanmu, Sawad!”

Namun Sawad menjawab, “Sakit, wahai Rasulullah. Allah telah mengutusmu dengan membawa kebenaran dan keadilan. Berikan kesempatan padaku untuk membalas!”

Seketika itu juga Rasulullah membuka perutnya sambil berkata, “Silahkan membalas!”

Ternyata Sawad malah memeluk dan mencium perut beliau.

“Mengapa kau melakukan ini, Sawad? Bukankah kau ingin membalas!” tanya beliau.

“Wahai Rasulullah, engkau melihat sendiri bahwasanya perang akan segera terjadi. Aku ingin di kali terakhir bersamamu kulitku menyentuh kulitmu.”

Mendengar hal itu, Rasulullah pun mendoakan kebaikan untuknya. []

 

Sumber: Walid al-A’zhami, Nabi Muhammad di Hati Sahabat., hal 48, 49.

About Dika Nugraha

Al-Qur'an & As-Sunnah

Check Also

Nabi Ibrahim Hanya Meninggikan Bangunan Kabah, Bukan Membuat Pondasi

Sebenarnya, yang dilakukan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS adalah meninggikan Ka'bah, karena fondasi Ka'bah telah ada sebelumnya.

you're currently offline