Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Baitulmal untuk Kakek Yahudi

Kedermawanan Amirul Mukminin Umar bin Khattabtidak pernah berkurang sedikit pun, ia selalu meluangkan waktu untuk berjalan-jalan di kota Madinah melihat keadaan rakyatnya. Saat itu tak disengaja ia melihat pengemis mengetuk pintu seseorang sambil menadahkan tangannya. Umar sungguh terharu melihat peristiwa itu.

Maka didekatinya pengemis tua dan buta itu seraya bertanya, “Mengapa Anda mengemis, wahai kakek?”

Kakek buta itu menjawab, “Ya Amirul Mukminin, aku ini se-orang Yahudi. Rambutku sudah memutih, usiaku sudah lanjut dan buta pula, sedang aku tidak punya uang.”

Read More

Kami Tidak Pernah Bisa Shalat di Dekat Ka’bah

Khalifah Umar amat terharu mendengarnya. Maka ia segera menuntun orang tua itu ke rumahnya, dan setelah sampai ia berkata kepada isterinya, Ummu Kultsum, “Wahai isteriku, keluarkanlah makanan yang ada. Aku sedang mengundang makan orang ini.”

Isterinya segera mengeluarkan makanan yang ada yang kemudian disantap dengan sepuas-puasnya oleh Umar beserta kakek tua itu.

Sesudah makan, Umar pergi ke Baitulmal dan memerintahkan kepada penjaganya, “Perhatikanlah orang tua ini dan orang-orang yang senasib dengannya supaya mendapat bagian dari Baitulmal. Kami bukan orang yang berkebajikan, kalau mereka diabaikan sesudah rambutnya memutih dan punggungnya membungkuk.” []

Sumber:Hiburan Orang Mukmin/Penulis: Safwak Sa’adallah al-Mukhtar/Penerbit: Gema Press,19921

Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline