Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Bagaimana Mungkin Madu yang Didapat Tanpa Melalui Perut Lebah?

0

Rabah al-Qaisi meriwayatkan seorang ulama besar yang sangat saleh di Bashrah. Beliau kerap bertandang kepada Rabi’ah untuk menimba ilmu, hikmah dan nasihatnya.

Rabah al-Qaisi berkata, “Aku pernah berkunjung ke tempat Rabi’ah Al-‘Adawiyah. Ia berkata, `Kemarilah, anak muda!’

Ia meraih tanganku dan berdoa kepada Allah. Tiba-tiba muncullah sebuah talam berwarna hijau yang dipenuhi oleh madu putih.

Rabi’ah Al-‘Adawiyah berkata, `Makanlah! Demi Allah, madu ini belum pernah melewati perut-perut Lebah.’

Tentu saja aku terkejut mendengarnya. Kemudian aku pun bangkit pergi berpamitan.”

Karamah yang dialami oleh Rabi’ah Al-‘Adawiyah tersebut tidak dapat dibantah akan kebenarannya. Hal ini karena sudah dibuktikan dan dijustifikasi oleh al-Qur’an dalam kisah Maryam, sang perawan suci.

Diceritakan bahwa Nabi Zakariya menemukan buah musim panas di tempat Maryam, pada saat musim dingin. Dan, sebaliknya, ia menemukan buah-buahan yang biasanya muncul di musim dingin di tempatnya, justru pada saat musim panas.

Ketika Nabi Zakariya bertanya kepada Maryam, “Wahai Maryam, dari mana kamu mendapatkannya?”

Maryam menjawab, “Ini berasal dari sisi Allah. Sesungguhnya Allah akan memberikan rezeki kepada orang yang dikehendaki-Nya tanpa perhitungan.”

Demikianlah, rezeki datang kepacka Maryam di mihrabnya. Jadi, tidak mengherankan jika rezeki datang kepada Rabi’ah Al-‘Adawiyah yang ikhlas karena Allah, lahir batin. []

Sumber: 165 Nafas-nafas Cinta, Kidung Cinta Rabiah Al Adawiyah/Penulis:Rudyiyanto/Penerbit: Srigunting,2010

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline