Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Apakah Tanda Keridhaan Allah terhadap Umatnya?

0

Dalam hadist Qudsi, Allah Swt. berfirman, “Apabila hamba-Ku mentaati-Ku, Aku akan mengirimkan hujan kepada mereka pada malam hari pada saat mereka tidur. Dan matahari akan tetap bersinar ke atas mereka, sehingga urusan-urusan mereka (yang dilakukan pada siang hari) tidak akan terbengkalai, dan bunyi halilintar tidak akan terdengar oleh mereka (sehingga mereka tidak ketakutan dan cemas).” (al Jami’ ush Shagir)

Umar berkata, “Aku telah diberitahu bahwa Nabi Musa atau Nabi Isa pernah bertanya kepada Allah Swt, ‘Apakah tanda keridhaan-Mu kepada umat ini?’

Allah Swt menjawab, “Tandanya adalah pada saat mereka menyemai benih di ladang, Aku mengirimkan hujan. Dan pada musim panen, aku menahan hujan. Urusan pemerintahan mereka Aku serahkan ke tangan orang yang berhati lembut dan urusan harta benda mereka aku serahkan. kepada orang yang dermawan.”

Kemudian mereka bertanya, “Dan apakah tanda ketidakridhaan-Mu terhadap umat ini?”

Allah swt menjawab, “Tandanya adalah pada musim menyemai benih ladang, aku menahan hujan. Dan pada musim panen aku mengirimkan hujan lebat. Urusan pemerintahan aku serahkan ke tangan orang-orang jahil dan urusan harta benda mereka Aku serahkan kepada orang yang kikir.” (Ad Durrul Mantsur)

Rasulullah bersabda,

“Sebagaimana keadaan kalian (sesuai dengan amal kalian), maka seperti itulah penguasa yang akan memerintah kalian.” (Misykat)

“Dan demikianlah Kami jadikan sebahagian orang-orang yang zalim itu menjadi teman bagi sebahagian yang lain disebabkan apa yang mereka usahakan.” (Al-An’am : 129) []

Sumber: Mudzakarah Iman dan Amal Shaleh/ Penulis:Ust. Musthafa Sayani /Penerbit: Pustaka Ramadhan

Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline