Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Apakah Kamu Sanggup Memikul Dosaku pada Hari Kiamat Nanti?

0

Malam hari, waktu dimana biasanya Khalifah Umar bin Khattab berjalan tanpa pengawalan dengan menyamar untuk melihat kondisi rakyatnya secara langsung. Ketika ia berjalan di pinggiran kota Madinah, ia melihat ada seberkas cahaya dan ia yakin jika pemilik rumahnya belum tidur. Saat ia hampiri rumah itu, ia mendengar suara anak menangis.

Hatinya tersentuh saat ia mengetahui jika pemilik rumah itu istri dari pasukan Muslim yang syahid di medan perang. Apalagi ketika ia tahu jika anaknya menangis karena kelaparan. Dilihatnya sang ibu merebus batu untuk menenangkan anaknya hingga ia tertidur.

Teringat akan sabda Nabi, “Siapa yang tidak mengasihi sesama manusia, Allah tidak akan mengasihinya.” (HR Bukhari dan Muslim)

Umar pun bergegas pulang dan dibawakannya sekarung gandum. Saat seorang pembantunya melihat Umar memikul karung gandum, mendekatlah ia seraya berkata, “Biarkan aku saja yang memikulnya. Kemana akan diantar?”

Dengan tegas Umar menjawab, “Apakah kamu sanggup memikul dosaku pada hari kiamat nanti?”

Nabi bersabda, “Siapa saja yang diberi kekuasaan oleh Allah mengurusi umat Islam, sedang ia tidak memperhatikan kedudukan dan kemiskinan mereka, Allah tidak akan memperhatikan kepentingan, kedukaan, dan kemiskinannya pada hari kiamat.”(HR Abu Dawud dan Tirmidzi)

Umar segera pergi untuk memberikan gandum itu. Sesampainya di rumah yang ia tuju, Umar langsung memasak sendiri gandumnya. Lalu menghidangkannya pada si anak tadi. []

Sumber: Oase Kehidupan, Merujuk Kisah-kisah Hikmah Sebagai Teladan/Penerbit: Marja/Penulis:Abu Dzikra – Sodik Hasanuddin,2013

Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More