Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Apakah Kamu Bisa Mendengar Adzan?

0

Dalam kitab Shahih Bukhari Muslim diriwayatkan: Sesungguhnya Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wasallam bersabda, “Demi Dzat yang jiwaku berada di dalam genggaman-Nya, aku ingin sekali memerintahkan orang-orang untuk mengumpulkan kayu bakar dan kemudian dinyalakan. Kemudian, aku memerintahkan shalat dan segera dilantunkan adzan untuknya. Kemudian, aku memerintahkan seseorang untuk menjadi imam bagi yang lain…

“Kemudian aku mendatangi orang-orang yang tidak mengikuti jama’ah dan aku akan membakar rumah-rumah mereka. Demi dzat yang jiwaku berada di dalam kekuasaan Nya, jika salah seorang di antara mereka mengetahui adanya daging yang gemuk atau dua paha binatang Yang baik, niscaya dia akan mengerjakan Shalat Isya.”

Mendengar hal itu, Abdullah ibn Maktum r.a, seorang sahabat yang buta matanya, berkata “Wahai Rasulullah, aku adalah orang yang buta, rumahku jauh dan saya tidak mempunyai orang yang menuntunku, apakah aku mendapatkan keringanan?”

Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam balik bertanya kepadanya, “Apakah kamu bisa mendengar adzan?”

Abdullah ibn Maktum menjawab, “Ya.”

Lalu Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam pun bersabda, “Maka datangilah Shalat jama’ah!”

Abdullah ibn Maktum berkata, “Wahai Rasulullah, aku dihalangi oleh pohon kurma dan pepohonan lainnya, dan saya tidak mempunyai orang yang menuntunku.”

Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam bertanya “Apakah kamu bisa mendengar iqamah?”

Abdullah ibn Maktum menjawab “Ya.”

Maka Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam bersabda, “Maka datangilah shalat jama’ah.”

Dan begitulah, Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam sama sekali tidak memberi keringanan kepada Abdullah ibn Maktum.

Dari Abdullah ibn Mas’ud r.a, Muslim meriwayatan, “Barangsiapa merasa senang ketika bertemu dengan Allah SWT dalam keadaan Muslim, maka jagalah shalat-shalat itu ketika ada panggilan untuk mengerjakannya. Sesungguhnya Allah SWT telah mensyari’atkan kepada nabi kalian dengan membawa petunjuk, dan shalat merupakan petunjuk, dan jika kalian shalat di rumah-rumah kalian sebagaimana orang yang tidak menghadiri jama’ah, maka kalian benar-benar meninggalkan tuntunan nabi kalian dan jika kalian meninggalkan tuntunan nabi kalian, niscaya kalian akan tersesat. Dan tidak ada yang meninggalkan shalat kecuali orang-orang munafiq.”  []

Sumber: Aku Menciptakan Jin dan Manusia Hanya untuk Beribadah Kepada-Ku/Penulis: Dr Muhammad Al-Areifi/Penerbit: Qisthi Press, 2006

Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline