Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Apa Itu Surah Makkiyah dan Madaniyah

637

Surah Makkiyah ialah ayat-ayat yang diturunkan di Makkah selama dua belas tahun lima belas bulan tiga belas hari; terhitung sejak 17 Ramadan tahun ke-41 dari kelahiran Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wasallam sampai 1 Rabi’ul Awwal tahun ke-54 dari tahun kelahirannya.

Ayat-ayat Makkiyah ini ada 86 surah atau 4.780 ayat. Ciri surah Makkiyah umumnya pendek-pendek, seperti surah al-lkhlas. Surah Makkiyah diawali dengan kalimat “Ya ayyuhan nas” atau “Ya ayyuhal insan” dan berhubungan dengan akidah. Ciri lainnya terdapat kata “Kalla” yang disebut sebanyak tiga puluh tiga kali dalam lima belas surah, ayat sajdah yang berjumlah enam belas ayat, terdapat kisah para Nabi dan umat terdahulu, kecuali al-Baqarah dan Ali ‘Imraan, mengandung seruan beriman kepada Allah dan Hari Kiamat, terdapat kalimat sumpah pada setiap surahnya, dan diawali dengan huruf-huruf singkatan seperti alif lam mim, alif lam ra, ha mim, dan lainnya (kecuali surah al-Baqarah dan Ali ‘lmraan).

Surah Madaniyah sendiri ialah ayat-ayat yang ke Madinah selama sembilan tahun sembilan bulan sembilan hari; terhitung sejak nabi berhijrah ke Madinah sampai pada 9 Dzulhijjah tahun ke-63 dari tahun kelahirannya. Ayat-ayatnya berjumlah 1.510 ayat dan mencangkup 28 surat.

Setiap ayat yang turun setelah hijrah ke Madinah termasuk ke dalam surah Madaniyah. Adapun ciri ayat-ayatnya adalah panjang-panjang (tiwal), diawali dengan perkataan yaa ayyuhalladzina aamanu (wahai orang-orang yang beriman), kebanyakan berisi hukum-hukum, menceritakan orang-orang Mukmin, dan membicarakan orang , dan membicarakan orang ang berhijrah (kaum Muhajirin), kaum Anshar, dan kaum munafik serrta ahli kitab.

Karakteristik surah Madaniyah lainnya adalah:

1. Setiap Surah yang berisi hukum pidana, hukum warisan, hak-hak perdata, dan peraturan-peraturan yang berhubungan dengan perdata serta kemasyarakatan dan kenegaraan.

2. Setiap surah yang mengandung izin untuk berjihad (perang), urusan-urusan perang, hukum, perdamaian, dan perjanjian.

3. Setiap surah yang menjelaskan ihwal orang-orang munafik termasuk madaniyah, kecuali surah aI-Ankabut yang diturunkan di Makkah. Hanya sebelas ayat pertama dari surah tersebut yang termasuk Madaniyah dan ayat-ayat tersebut menjelaskan tantang orang-orang munafik.

4. Menjelaskan hukum-hukum amaliah dalam ibadah dan muamalah, seperti salat, zakat puasa, haji, qisas, talak, jual beli, munakahat (nikah), poligami, riba, dan lainnya.

5. Sebagian surah-surahnya panjang dan ayatnya pula panjang-panjang serta gaya bahasanya jelas dalam menerangkan hukum-hukum agama.

6. Setiap ayatnya menyeru terhadap ahli kitab dari kalangan Yahudi dan Kristen (Nasrani) untuk masuk Islam, penjelasan mengenai penyimpangan mereka terhadap kitab-kitab Allah, permusuhan mereka terhadap kebenaran, dan perselisihan mereka setelah ilmu datang kepada mereka karena rasa dengki di antara sesama mereka.

Apa manfaat mengetahui surah Makkiyah dan Madaniyah?

Pertama, mempermudah dalam menafsirkan ayat-ayat al-Qur’an karena pengetahuan mengenai tempat turun ayat dapat membantu memahami ayat tersebut.

Kedua, meresapi gaya bahasa al-Qur’an dan digunakan untuk berdakwah menuju jalan Allah.

Ketiga, mengetahui sejarah hidup Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wasallam melalui ayat-ayat al-Qur’an.

Keempat, mengetahui keindahan bahasa al-Qur’an dan menjadi khazanah ilmu-ilmu Islam.

Kelima, membedakan antara nasakh dan mansukh ketika terdapat dua buah ayat Makkiyah dan Madaniyah. []

Sumber: A-Z Faktaneka Keajaiban Al-Qur’an/Penulis: Ahmad Sahidin dkk/Penerbit: Salamadani

Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Comments are closed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More