Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Apa Hakikat Kesombongan Itu Sebenarnya?

0

Sawad bin Amar al-Anshari pernah bertanya, “Rasulullah, saya adatah lelaki yang diciptakan untuk menyukai keindahan. Dan, saya telah dikaruniai keindahan itu sebagaimana yang anda lihat sekarang. Saya tidak suka jika ada orang lain yang mengungguli keindahan tali sepatu saya. Apakah itu termasuk kesombongan?”

BACA JUGA: Kesombongan Iblis

“Bukan,” jawab beliau.

Sawad melanjutkan pertanyaannya, “Jika demikian, apa kesombongan itu, Rasulullah?”

Beliau menjawab, “Orang yang menolak kebenaran dan melecehkan orang lain.” (HR. ath-Thabarani di dalam al-Kabir)

Merendahkan orang itu menghina dan mengejeknya. Abdullah bin Amar pernah bertanya, “Rasulullah, apakah termasuk sombong jika aku punya satu setel pakaian lalu aku pakai?”

“Tidak,” jawab Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam.

“Apakah termasuk sombong jika aku punya kendaraan lalu aku naiki?”

“Tidak,” jawab beliau.

BACA JUGA: Kesombongan Abu Sufyan Menantang Tiga Orang Tertinggi dalam Islam

“Apakah termasuk sombong jika aku membuat makanan lalu mengundang teman-temanku?”

“Tidak,” jawab beliau, “Kesombongan itu adalah ketika engkau menolak kebenaran dan menghina orang lain.” (HR. al-Bazzar dan Ahmad) []

Sumber: Pola Makan Rasulullah/Karya: Syaikh Abdul Wahab Abdussalam Thawilah/Penerbit: Almahira/2007

Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More