Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Anas bin Malik, Pelayan Rasulullah SAW

0 4

Anas bin Malik ra, anak dari Ummu Sulaim adalah pelayan Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam sejak kecil. Ummu Sulaim sengaja menjadikan anaknya agar bisa menjadi pelayan beliau. Anas tumbuh di bawah pengawasan langsung Nabi. Sehingga, bagi Anas, tidak ada rumah sebaik rumah beliau dan juga tidak ada lelaki sebaik beliau. Baginya, semua itu adalah anugerah agung yang Allah berikan hanya untuknya.

Nabi memperlakukan Anas secara baik dan lembut, bahkan sesekali bercanda, “Hai, yang memiliki telinga dua!”

Nabi memanggil Anas dengan ungkapan kasih sayang.

“Hai, Unais,” demikian panggilan Nabi kepada Anas, yang artinya,”Anas anak kesayangan.”

Betapa bangga Anas ketika Nabi memanggilnya,”Hai, putraku!”

Kasih sayang dan kelembutan Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam itu tidak hanya pada Anas, tetapi juga pada seluruh pelayan dan para bekas budak beliau serta orang-orang lemah yang diperhatikan orang-orang.

Anas berkata, “Lima belas tahun melayani Nabi, belum pernah sekali pun beliau membentak, baik di dalam rumah maupun di luar rumah. Terhadap apa pun yang dilakukan, beliau tidak pernah mengatakan, ‘Kenapa hasil kerjamu seperti ini?’ Atau, ‘Buruk sekali hasil kerjamu!’ Atau, jika aku tidak melakukannya, beliau tidak pernah mengatakan, ‘Kenapa tak kau buat seperti ini?’ Beliau sama sekali tidak pernah mencelaku, termasuk jika aku lambat melaksanakan perintah. Jika ada salah seorang keluarganya mencelaku, beliau akan mengatakan, ‘Jangan hiraukan. Jika memang ditakdirkan kau bisa melakukannya, kau pasti bisa.'”

Dengan usianya yang masih kecil, Anas bisa melihat keadaan rumah tangga Nabi, hal yang tidak bisa dilakukan orang tua. Tidak heran bila dia menyimpan banyak hal rumah tangga Nabi yang bisa dijadikan teladan untuk orang lain—di samping kehidupan Nabi di luar urusan rumah tangga.

“Apa yang ingin kau tahu tentang bagaimana Nabi mengerjakan shalat malam atau bagaimana dia tidur, sudah aku ketahui.”

Kedekatannya dengan Nabi dan kecermatannya melihat perilaku beliau membuat Anas dapat mengambil keteladanan yang luar biasa. Bahkan, Abu Hurairah ra.—orang yang dikenal sangat dekat dan tidak pernah jauh dari Nabi—pun mengakui, “Belum pernah kulihat orang yang shalatnya paling sesuai dengan Rasulullah dibanding anak Ummu Sulaim.” []

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline