Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Allah SWT Berikan Dua Surga kepada Pemuda Itu

0 26

Yahya bin Ayyub berkata, “Dahulu di Madinah ada seorang pemuda yang membuat Umar bin Khattab kagum. Kisahnya pada suatu malam pemuda ini berjalan pulang (ke rumah) setelah shalat Isya. Tiba-tiba, tampak seorang wanita menghadang di hadapannya. Wanita itu menawarkan dirinya. Sang pemuda itu pun tergoda oleh si wanita.

Lalu, wanita itu pun berlalu, dan si pemuda mengikutinya, sampai akhirnya ia berada di depan pintu rumah wanita itu. Tiba-tiba ia merasakan getaran dalam hatinya (karena takut kepada Allah). Dan ia teringat firman Allah SWT, ‘Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa bila mereka ditimpa was-was dari setan, mereka ingat kepada Allah, maka ketika itu juga mereka melihat kesalahan-kesalahannya,’ (QS. Al-A’raf: 201).

Kemudian si pemuda itu jatuh pingsan. Si wanita memperhatikannya, ternyata pemuda itu tampak seperti orang yang sudah mati. Dia beserta seorang pembantu perempuannya berusaha menggotongnya (ke rumah pemuda itu) sampai ke depan pintu rumahnya.

Lalu, keluarlah ayah pemuda itu, dan ia melihat anaknya tergeletak di depan pintu dalam kondisi seperti itu. Lalu, ia mengangkat dan memasukannya (ke dalam rumah).

Kemudian si pemuda siuman, lalu sang ayah bertanya, ‘Apa yang telah menimpamu, hai anakku?’

Pemuda itu tidak memberitahu ayahnya. Namun, ayahnya terus-menerus bertanya, hingga akhirnya ia memberitahu ayahnya.

Saat ia kembali membacakan ayat (yang terlintas dalam ingatannya), tiba-tiba ia menarik napas panjang. Dan bersamaan dengan itu keluarlah ruhnya (meninggal).

Ketika Umar bin Khattab mendengar cerita ini, ia berkata, ‘Mengapa kalian tidak memberitahuku tentang kematiannya?’

Lalu, Umar pergi menuju kuburannya, sambil berdiri ia berkata, ‘Hai Fulan ‘dan orang yang takut saat menghadap Rabbnya, akan mendapat dua surga,’ (QS. Ar-Rahman: 46).

Tiba-tiba Umar mendengar suara dari dalam kubur itu, ‘Allah telah memberikan itu kepadaku, hai Umar,’ (Raudhah al-Muhibbin, hal. 479-780). []

Baca juga: Menangisnya Seorang Anak Hasil Perzinaan

Sumber: Kisah-kisah Nyata/Karya: Ibrahim bin Abdullah al-Hazimi/Penerbit: Darul Haq, Jakarta

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Advertisements

you're currently offline