Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Air Sumur Zamzam Lebih Higienis dari Sumur-Sumur Sebelumnya

0

Sebelum penggalian Sumur Zamzam, orang Quraisy sudah lebih dulu menggali demikian banyak sumur di Mekkah. Abdu Syams bin Abdu Manaf menggali Sumur Ath-Thawiy yang berada di Mekkah Atas di Al-Baidha’ di rumah Muhammad bin Yusuf Ats-Tsaqafi.

Hasyim bin Abdu Manaf menggali Sumur Badzdzar yang berada di Al-Mustandzar Khathmu Al-Khandamah di atas lorong jalan milik Abu Thalib. Ada yang menyebutkan bahwa pada saat menggalinya Hasyim bin Abdu Manaf berkata: “Demi Allah, aku akan menjadikan Sumur Badzdzar untuk keperluan banyak orang.”

Ibnu Ishaq berkata: Hasyim bin Abdu Manaf juga menggali Sumur Sajlah yang merupakan sumur milik Al-Muth’im bin Adi bin Naufal bin Abdu Manaf, dan orang-orang mengambil air minum darinya. Bani Naufal mengaku bahwa Al-Muth’im membeli sumur tersebut dari Asad bin Hasyim. Namun Bani Hasyim juga mengaku bahwa sumur itu dihibahkan kepadanya ketika muncul Sumur Zamzam, merekapun merasa tercukupi dengan sumur Zamzam dan tidak lagi membutuhkan sumur-sumur lainnya.

Umayyah bin Abdu Syams menggali Sumur Al-Hafru untuk kepentingan dirinya sendiri.

Bani Asad bin Abdul Uzza menggali Sumur Saquyyah, milik Bani Asad.

Bani Abduddar menggali Sumur Ummu Ahrad.

Bani Jumah menggali Sumur As-Sunbu- lah, milik Khalaf bin Wahb.

Bani Sahm menggali Sumur Al-Ghamru, milik Bani Sahm.

Di sana sudah ada sumur galian Mekkah jaman dulu sejak zaman Murrah bin Ka’ab, Kilab bin Murrah, dan tokoh-tokoh Quraisy dari generasi pertama dan mereka minum darinya. Yakni Sumur Rumm yang menjadi milik Murrah bin Ka’ab bin Luay, Sumur Khamm yang merupakan sumur Bani Kilab bin Murrah, dan Sumur Al-Hafru. Hudzaifah bin Ghanim, saudara Bani Adi bin Ka’ab bin Luay.

Ibnu Hisyam berkata bahwa Hudzaifah bin Ghanim adalah ayah dari Abu Jahm bin Hudzaifah. Ibnu Hisyam berkata: Bait-bait syair di atas adalah penggalan syair-syiar Hudzaifah, Insyaallah selengkapnya akan saya paparkan pada tempatnya.

Air Zamzam lebih higienis dari air-air yang ada sebelumnya. Jama’ah haji berdatangan kepadanya, karena ia dekat dengan Masjidil Haram dan lebih utama dari air-air lainnya serta karena Sumur Zamzam adalah Sumur Ismail bin Ibrahim ‘Alaihimas Salam.

Bani Abdu Manaf berbangga diri dengan Sumur Zamzam atas seluruh orang-orang Quraisy, bahkan atas semua bangsa Arab. Musafir bin Abu Amr bin Umayyah bin Abdu Syams bin Abdu Manaf berkata dalam sebuah syair dengan membangga-banggakan prestasi mereka dengan memberi minum jama’ah haji, menjamin jamuan mereka, pemberian mereka berikan kepada manusia, Sumur Zamzam yang ada pada mereka, bahwa Bani Manaf adalah pemilik Ka’bah, mereka lebih mulia dan tehormat dari lainnya. []

 

Referensi: Sirah Nabawiyah perjalanan lengkap Kehidupan Rasulullah/ Asy Syaikh Al Muhaddits Muhammad Nashiruddin Al Albani/ Akbar Media

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline