Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Abbas bin Abdul Muthalib: Sungguh Aku Melihat Rona Kematian di Wajah Rasulullah

0 1

Ibnu Ishaq berkata: Az-Zuhri berkata: Abdullah bin Ka’ab bin Malik bercerita kepadaku, dari Abdullah
bin Abbas Radhiyallahu anhu, ia berkata: “Pada hari Senin kaum muslimin menanti-nanti kabar Rasulullah dari Ali bin Abu Thalib yang kala itu telah keluar dari kediaman Rasulullah. Mereka berkata: “Wahai Abu Hasan, bagaimana kondisi Rasulullah pada pagi ini?”

Ali bin Abu Thalib menjawab: “Alhamdulillah, pagi ini beliau sehat bugar.”

Al-Abbas bin Abdul Muthalib memegang tangan Ali bin Abu Thalib, kemudian berkata: “Wahai Ali, setelah tiga hari engkau akan menjadi seorang budak.”

Related Posts

Membawa Api Neraka atau Meninggalkannya

Al-Abbas bin Abdul Muthalib berkata lagi: “Aku bersumpah dengan nama Allah, sungguh aku melihat rona kematian di wajah Rasulullah sebagaimana pernah aku lihat pada wajah-wajah Bani Al-Muthalib. Mari kita masuk ke tempat Rasulullah. Jika perkara siapa penerus beliau berada di tangan kita maka kita akan mengetahuinya, namun apabila perkara ini diberikan kepada orang selain kita maka kita minta beliau berwasiat untuk kita kepada manusia.’

Ali bin Abu Thalib berkata kepada Al-Abbas bin Abdul Muthalib: “Demi Allah, aku tidak mau melakukannya. Demi Allah, jika perkara ini tidak diserahkan kepada kita, maka ia tidak akan diberikan kepada siapa pun sepeninggal beliau.

Kemudian Rasulullah wafat tatkala matahari telah naik memasuki waktu dhuha pada hari itu.” []

Sumber: Sirah Nabawiyah Kisah Lengkap Kehidupan Rasulullah/ Penulis: Al-Allamah As-Syaikh Al-Muhaddits Muhammad Nashiruddin Al-Albani/ Akbar Media

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline