Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Tidak, Demi Allah, Tidak Ada yang Lebih Baik daripadanya

0 59

 

Siapa yang tak mengenal Khadijah binti Khuwailid bin Asad bin Abdul Uzza bin Qushai? Ia wanita yang sangat dicintai oleh lelaki agung yang mulia. Dialah istri Nabi.

Rasa sayang Nabi terhadap Khadijah terlihat jelas. Hingga Aisyah pun merasa cemburu terhadapnya. Aisyah berkata, “Jarang sekali Nabi keluar rumah tanpa terlebih dahulu menyebut Khadijah. Ia disanjung dari hari ke hari. Aku cemburu. Bahkan kukatakan pada Nabi jika dia hanyalah seorang wanita tua. Sungguh Allah telah memberikan pengganti yang lebih baik.”

Beliau sangat gusar, dan menjawabnya dengan tegas, “Tidak. Demi Allah, tidak ada yang lebih baik daripadanya. Dia beriman ketika semua orang ingkar. Ia membenarkanku kala semua orang mendustakanku. Dia mencurahkan hartanya ketika orang lain tidak. Darinya Allah mengaruniakanku seorang anak sedangkan perempuan lain tidak.”

Sejak saat itu Aisyah menyadari keutamaan Khadijah. Bahkan bukti cinta terhadap Khadijah, beliau selalu menanyakan kabar sahabat-sahabat kecil dan kerabatnya Khadijah.

Saat menyembelih kambing pun, nabi selalu memberikan sembelihan yang terbaik untuk sahabat-sahabat Khadijah. []

Sumber: Bilik-Bilik Cinta Muhammad/Penulis: Nizar Abazhah/Penerbit: Zaman/Terbit: Februari 2009.
Redaktur: Dini Koswarini

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Advertisements

you're currently offline