Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Sang Pemburu Syahid

0 292

Keimanannya amat teguh dan cemerlang. Bahkan puncak keinginannya ialah mati di jalan Allah. Tatkala Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam memilih di antara perutusan dari beberapa orang wakil, Abdullah bin Amr terpilih sebagai salah seorang di antaranya. Dia diangkat sebagai wakil dari kaum Bani Salamah.

Di perang Badar, dia turut menjadi pejuang dan bertempur layaknya kesatria. Dan di perang Uhud, telah terbayang-bayang ruang matanya akan gugur di medan perang.

BACA JUGA: Rasulullah Memperagakan Adab di Dalam Masjid

Related Posts

Pertempuran sengit pun terjadi. Pada mulanya kaum muslimin beroleh kemenangan. Tetapi, sebab musuh melihat garis pertahanan kaum muslimin terbuka lebar, kemenangan tersebut berubah menjadi kekalahan.

Dalam pertempuran yang amat dahsyat ini, Abdullah bertempur dengan gagah berani. Dan usai pertempuran, anaknya Jabir bin Abdullah menemukannya di antara para syuhada itu.

BACA JUGA: Ke manakah Rasulullah Melarikan Diri?

Pecahlah tangis Jabir beserta keluarganya. Lalu, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Kalian tangisi ataupun tidak, para malaikat akan tetap menaunginya dengan sayap-sayapnya.” []

Sumber: Karakteristik Perihidup 60 Shahabat Rasulullah/Karya: Khalid M. Khalid/Penerbit: CV. DIPONEGORO Bandung/1990

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline