Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Ke manakah Rasulullah Melarikan Diri?

0 143

Malam itu, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam menyengaja meninggalkan rumah. Hal ini dikarenakan keadaan yang sudah mendesak. Tepat pada tanggal 27 Shafar tahun 14 nubuwah, beliau menuju rumah rekan sejatinya, Abu Bakar.

Dan sebelum fajar meyingsing, dengan tergesa-gesa mereka meninggalkan rumah dari pintu belakang untuk keluar dari Makkah.

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam menyadari sepenuhnya bahwa sudah barang tentu orang-orang Quraisy akan mencarinya ke mana pun. Adapun jalur dalam perkiraan mereka pastilah jalur utama ke Madinah yang mengarah ke utara.

Related Posts

Rencana jitu Hijrah Rasulullah

BACA JUGA: Karena ini Rasulullah Menangis

Dengan begitu, beliau mengambil jalur berbeda, yaitu jalur yang mengarah ke Yaman, dari Makkah ke arah selatan.

Perjalanan tersebut ditempuh sekitar 5 mil hingga sampailah di sebuah gunung yang disebut Gunung Tsaur. Ini termasuk jalan menanjak, sulit dan berat, banyak bebatuan besar yang harus dilewati.

Sementara itu, beliau tak menggunakan alas kaki, bahkan ada yang menuturkan bahwa beliau berjalan secara jinjit, dimaksudkan agar tak meninggalkan bekas di tanah.

BACA JUGA: Tatkala Malaikat Penjaga Gunung Mendatangi Rasulullah

Bagaimana pun keadaannya, yang pasti Abu Bakar sempat memapah beliau kala tiba di gunung dan mengikat badan beliau dengan badannya hingga tiba di gua di puncak gunung. Yang dikenal dengan nama Gua Tsur. []

Sumber: Sirah Nabawiyah/ Karya: Syaikh Shafiyurrahman Al-Mubarakfuri/ Penerbit: Pustaka Al-Kautsar/ 2017

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline